PALANGKA RAYA – Selain membahas perencanaan jalan dan pembangunan zona strategis, kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara ke Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu 15 Januari 2025, juga menyinggung implementasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Kepala Bapperida Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa pendanaan program MBG sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional.
Namun, daerah diminta untuk menyiapkan data pendukung, seperti jumlah anak sekolah, balita, ibu hamil, dan lokasi dapur umum yang akan menjadi pusat produksi makanan bergizi.
“Daerah juga diminta mendata lokasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang akan memproduksi hingga 4.000 porsi makanan per hari. Jarak dapur umum ke lokasi pelayanan maksimal 6 km atau 30 menit perjalanan,” jelas Leonard.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung program ini melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Kami berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah,” tambahnya.
Leonard juga menyampaikan bahwa pelaksanaan percontohan program MBG telah dimulai di beberapa sekolah di Kota Palangka Raya.
Ke depan, program ini akan diperluas ke seluruh wilayah Kalimantan Tengah dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Mery Rukaini, beserta anggota Komisi III, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Provinsi Kalteng, Endy, serta Plt. Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bapperida Provinsi Kalteng, Luqman Alhakim.
(Sya'ban)












