Ketua DPRD Kobar Sebut Musrenbang tingkat Kecamatan Didominisi Usulan Peningkatan Infrastruktur Konektivitas Antar

IST/BERITA SAMPIT - Ketua DPRD Kobar, H. Mulyadin, SH.

PANGKALAN BUN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barat (Kobar), Mulyadin menyampaikan usulan yang disampaikan dalam Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) tingkat Kecamatan didominasi usulan peningkatan infrastruktur Konektivitas Antar .

Menurut Mulyadin, usulan yang disampaikan dalam Musrenbang tingkat Kecamatan yang telah dilaksanakan sebagai acuan program pembangunan daerah untuk tahun 2026, dimana hampir semua di Kobar mengusulkan peningkatan infrastruktur jalan.

“Untuk program pembangunan tahun ini Kami bersama pemerintah daerah Kobar telah membahas RAPBD yang telah disahkan dan dievaluasi oleh Gubernur ,  tinggal saja pelaksanaannya program yang telah ditetapkan bersama. Program tahun 2026 mendatang telah disampaikan melalui Musrenbang tingkat Kecamatan yang kemudian akan dilanjutkan pada Musrenbang tingkat Kabupaten, untuk sinkronisasi data,” ujar Mulyadin.

Mulyadin menyampaikan juga bahwa pada prinsipnya DPRD Kobar sangat mendukung apa apa saja yang telah disampaikan oleh masyarakat melalui Musrenbang, dimana semua usulan tersebut masuk dalam RPJMD, sehingga usulan tersebut dikelompokkan sesuai prioritas.

“Karena keterbatasan anggaran tersebut sehingga usulan dari masyarakat perihal peningkatan infrastruktur penghubung antar ini belum bisa di penuhi, akan tetapi karena masuk dalam rencana pembangunan daerah maka pelaksanaannya secara bertahap dan skala prioritas,” ucap Mulyadin.

Menurut politisi Partai Gerinda ini, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat perihal infrastruktur, maka pengembangan infrastruktur ini masuk skala prioritas, sehingga pemerintah daerah terus melakukan pembangunan infrastruktur jalan maupun  jembatan.

“Kami sangat mendukung inovasi pemerintah daerah dengan menerapkan program Konsorsium 11 yang melibatkan pihak perusahaan melalui dana CSR. Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2017 dan tetap lanjutkan hingga kini. Program konsorsium ini sebagai upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kobar, sehingga di Kobar tidak ada lagi yang terisolasi,” pungkas Mulyadin.

baca juga ...  Reses Dapil I DPRD Kobar, Angggota Dewa Ditanya Soal Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

(man)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!