KASONGAN – Panglima Korem 102/Pjg Brigadir Jenderal TNI Wimoko, didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 102 PD XII Tanjungpura, Elok Wimoko, melakukan kunjungan kerja perdana ke Kodim 1019/Katingan.
Dalam kunjungan tersebut, Brigadir Jenderal TNI Wimoko dan rombongan disambut hangat oleh Dandim 1019/Katingan, Letkol Inf Sulkifli, bersama Ketua Persit KCK Cabang XLI Dim 1019 Katingan, Selasa 21 Januari 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Danrem 102/Pjg disambut langsung oleh Dandim 1019/Katingan, Letkol Inf Sulkifli, bersama dengan Ketua Persit KCK Cabang XLI Dim 1019 serta seluruh perwira, bintara, dan tamtama Kodim 1019/Katingan. Pj Bupati Katingan Sutoyo, Ketua DPRD Katingan Marwan Susanto, serta Pimpinan Forkopimda turut hadir.
Kedatangan Danrem 102/Pjg diawali dengan serangkaian prosesi tradisional Dayak, yaitu pemotongan kayu pantan, dan disambut dengan tarian tradisional suku Dayak khas Katingan. Selanjutnya, Danrem menerima penghormatan dari tim penjaga dan dilanjutkan dengan sambutan dari Forkopimda Katingan serta acara ramah tamah.
Setelah acara ramah tamah, Danrem 102/Pjg mengadakan pertemuan tatap muka dan memberikan arahan kepada seluruh prajurit serta anggota Persit Kodim 1019/Ktg. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak semua prajurit untuk selalu bersemangat dan bahagia serta meluangkan waktu untuk berolahraga secara teratur.
“Karena kesehatan itu mahal, anda harus menjaga pola makan dan cukup istirahat. Untuk anggota, saya minta agar selalu memeriksa kesehatan mereka. Jika ada yang sakit, laporkan kepada komando yang lebih tinggi agar dapat mendapatkan perawatan yang tepat. Jangan biarkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” ujar Wimoko.
Selain itu, ia juga berpesan kepada semua Persit untuk senantiasa mendukung suami mereka dalam melaksanakan tugas. Dengan demikian, pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Selain itu, keluarga harus mampu menemukan persepsi yang sama agar dalam kehidupan sehari-hari selalu tercipta keharmonisan,” ingatnya.
Di akhir pengarahan, Danrem menyampaikan bahwa ke depan Provinsi Kalimantan Tengah akan menjadi pusat pangan dan itu merupakan tanggung jawab bersama.
“Oleh karena itu, mari kita dukung bersama program-program baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.
(Bitro)












