NANGA BULIK – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukamara melakukan studi banding ke Disnakertrans Kabupaten Lamandau, Kamis 30 Januari 2025 kemarin.
Mereka ingin belajar soal pengelolaan program transmigrasi yang sudah berjalan di Lamandau.
“Kedatangan mereka untuk kaji tiru persiapan penerimaan warga transmigrasi baru. Kabupaten Lamandau sudah menerima transmigrasi berturut-turut selama tiga tahun,” kata Kepala Disnakertrans Lamandau, Atie Dieni saat dikonfirmasi, Jumat 31 Januari 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Disnakertrans Lamandau memaparkan pengalaman mereka, termasuk tantangan dan kendala yang kerap dihadapi di lapangan.
“Semoga informasi yang kami bagikan bisa membantu persiapan Sukamara dalam menerima transmigran nanti,” ujar Atie.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Sukamara, Drs. Wariyanto, mengatakan tahun ini pihaknya akan menerima 90 kepala keluarga (KK) transmigran dari Jawa Tengah dan Yogyakarta.
“Kami senang bisa berkunjung dan bersilaturahmi ke Lamandau. Banyak hal yang bisa kami pelajari soal kesiapan penempatan transmigrasi, baik dari sisi anggaran maupun tenaga yang akan menangani para transmigran,” ungkapnya.
Saat ini, Disnakertrans Sukamara juga sudah mulai melakukan sosialisasi di kawasan yang direncanakan menjadi lokasi penempatan transmigran baru, tepatnya di SDT SP 1 Pulau Nibung.
(andre)












