PALANGKA RAYA – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Tengah Kalteng) menetapkan pasangan terpilih Agustiar Sabran Edy Pratowo sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng pada Pilkada 2024. Penetapan itu berlangsung dalam rapat pleno KPU di Swiss Bell Hotel Danum Palangka Raya, Kamis 6 Februari 2025.
Keputusan tersebut tertuang dalam Berita Acara Nomor 61/PL-02.7-BA/62/2025 dan Surat Keputusan KPU Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Terpilih dalam Pilkada 2024.
Dalam pidatonya, Agustiar Sabran mengungkapkan bahwa dirinya sempat enggan menghadiri acara penetapannya sebagai gubernur terpilih karena mengalami sakit gigi.
“Sebenarnya saya malam ini sejujurnya nggak mau hadir, karena saya sakit ini, sakit gigi,” ujar Agustiar.
Agustiar bahkan sempat menelepon Ketua KPU Kalteng, Sastriadi, untuk meminta izin untuk tidak hadir dalam acara penetapan dirinya tersebut. Namun menurutnya, hal itu tidaklah etis.
“Tapi saya lihat contoh di Jawa Tengah, nggak hadir. Tapi saya pikir, secara etika nggak pas. Karena kami pikir KPU susah payah, mereka yang nuntut, terus kami yang tidak hadir kan lucu. Etika itu yang kami jaga pak,” kata Agustiar.
Meski akhirnya hadir, Agustiar mengungkapkan perasaannya yang campur aduk setelah ditetapkan sebagai gubernur terpilih dalam Pilkada 2024.
“Saya menang begini berduka juga pak, bukannya kalah aja berduka untung menang tipis, kalau kalah tipis apa ngak nagis pak,” ujarnya disambut ketawa tamu undangan.
Dalam Pilkada 2024, pasangan Agustiar Sabran-Edy Pratowo nomor urut 3 ini meraih suara terbanyak dengan perolehan 484.752 suara atau 37,27 persen dari total suara sah.
Pasangan Agustiar-Edy mengungguli lawan politiknya yakni calon nomor urut 1, Willy M Yoseph dan Habib Ismail Bin Yahya, Paslon nomor urut 2 Nadalsyah dan Supian Hadi, Paslon nomor urut 3, Agustiar Sabran-Edy Pratowo dan Paslon nomor urut 4 Abdul Razak dan Sri Suwanto.
Agustiar Sabran-Edy Pratowo dijadwalkan akan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng periode 2025-2030 pada 20 Februari 2025 mendatang.
(Syauqi)












