PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menegaskan bahwa penataan kawasan kumuh di Kota Palangka Raya harus dilakukan dengan pendekatan yang tepat dan berbasis data. Pemetaan yang akurat menjadi kunci keberhasilan dalam menangani permasalahan permukiman kumuh agar kebijakan yang diambil benar-benar efektif dan tepat sasaran.
“Dalam penataan kawasan kumuh, hal yang paling penting adalah memastikan kebijakan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tanpa pemetaan yang jelas, program yang dijalankan bisa kurang optimal,” ucapnya, Senin 11 Februari 2025.
Noorkhalis Ridha juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam menata kawasan kumuh, namun mengingatkan bahwa program tersebut harus berbasis data yang konkret, maka alokasi anggaran serta tenaga yang tersedia dapat difokuskan pada titik-titik yang memiliki urgensi lebih tinggi.
“Kita ingin penataan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar menyentuh inti permasalahan. Dengan pemetaan yang akurat, kita bisa menentukan wilayah mana yang perlu mendapatkan prioritas utama,” tambahnya.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dinilai penting agar hasil yang dicapai bisa lebih sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
“Dengan pemetaan yang lebih terstruktur dan berbasis data, diharapkan penataan kawasan kumuh di Palangka Raya dapat berjalan lebih efektif, sehingga tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga secara keseluruhan,” ungkapnya.
(yud)












