PALANGKA RAYA – Warga di Jalan Pelatuk Induk Ujung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, dikejutkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal di dalam rumahnya pada Sabtu, 15 Februari 2025, sekitar pukul 12.30 WIB.
Korban yang diketahui bernama AR, berusia sekitar 45-50 tahun, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Menurut keterangan tetangga, Sabariah (45), jasad AR pertama kali ditemukan oleh beberapa anak yang sedang memancing di sekitar rumahnya. Anak-anak tersebut mencium bau menyengat yang berasal dari dalam rumah korban.
“Awalnya banyak anak-anak sedang memancing, kemudian mereka mencium bau yang tidak sedap, lalu mereka menengok ke arah rumah yang pintunya sudah terbuka, ternyata ada mayat,” ujar Sabariah.
Sabariah yang merupakan tetangga korban segera memberitahukan temuan itu kepada Saubari (60), warga lainnya. Mendengar laporan tersebut, Saubari langsung menuju rumah AR untuk memastikan kabar yang diterimanya.
“Setelah mendengar adanya mayat, saya langsung ke rumah itu, dan memang menemukan AR sudah meninggal, saya langsung berinisiatif menutupi jenazah dengan kain karena jenazah dalam kondisi tidak menggunakan busana,” katanya.
Warga yang menemukan mayat AR tidak berani bertindak lebih jauh dan segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, petugas kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tim Inafis Polresta Palangka Raya kemudian melakukan pemeriksaan awal sebelum membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian AR.
Sementara itu, Heriansyah, tetangga korban, mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Ia mengaku masih sempat bertemu dengan AR beberapa hari sebelum penemuan mayatnya.
“Saya tidak menyangka, soalnya 3 hari sebelumnya sempat bertemu dengan AR di warung, selama ini tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Tiba-tiba saja ada kabar bahwa AR ditemukan meninggal dunia dalam kondisi seperti itu,” kata Heri.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian AR.
(Syauqi)












