KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Pj Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, mengungkapkan pentingnya pemeriksaan interim terhadap laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2024 sebagai langkah awal untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian internal yang telah diterapkan selama ini.
“Tujuan dilaksanakannya pemeriksaan interim ini adalah untuk mengukur dan mengevaluasi sejauh mana pengendalian internal yang sudah dibangun berjalan efektif, serta memanfaatkan hasilnya sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya dalam sambutannya.
Pj Bupati menegaskan bahwa pemeriksaan interim ini bukan hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan keuangan negara, tetapi juga untuk perbaikan dan kemajuan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Djainuddin Noor mengingatkan bahwa kecukupan bukti dan penjelasan dari pihak yang kompeten sangat menentukan kesimpulan dari hasil pemeriksaan tersebut.
Pemeriksaan interim ini menjadi bagian penting dari proses penyusunan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, yang harus disampaikan oleh pemerintah daerah. Pemeriksaan pendahuluan ini dilakukan sebelum pemeriksaan laporan keuangan tahun anggaran 2024 untuk memantau dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.
“Saya meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah dan jajarannya untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam proses pemeriksaan, baik dokumen maupun personel yang siap memberikan penjelasan dan pendampingan selama proses ini,” tambahnya.
Pj Bupati juga menekankan bahwa dengan kerjasama yang baik antar semua pihak, proses pemeriksaan dan penyusunan laporan keuangan yang dilakukan oleh tim BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah) dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Harapan besar disampaikan agar Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Seruyan tahun 2024 dapat dinilai dengan baik, sehingga Kabupaten Seruyan dapat mempertahankan prestasinya dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
“Marilah kita bersama-sama mendukung proses ini, agar Kabupaten Seruyan terus maju dan menunjukkan akuntabilitas yang tinggi dalam pengelolaan keuangan daerah,” tutup Pj Bupati.
(ASY)












