PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan memberikan pelatihan keterampilan wirausaha.
Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga Tahun 2025 yang digelar di Kahayan Ballroom Swiss-Bel Hotel Palangka Raya, Selasa 18 Februari 2025, menjadi salah satu upaya konkret untuk mencapai tujuan tersebut.
Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Investasi Desa, Murtadho Bishri, menjelaskan bahwa pelatihan ini berlangsung mulai 17 hingga 27 Februari 2025.
Fokus utama pelatihan adalah pembuatan makanan ringan seperti rempeyek, keripik pisang, kerupuk nasi, dan stik bawang.
Produk-produk ini dipilih karena bahan bakunya mudah ditemukan, proses pembuatannya sederhana, dan dapat dijual dengan modal yang relatif kecil.
“Makanan tersebut dipilih dengan mempertimbangkan beberapa faktor, yaitu bahan mudah didapat, dapat dijual secara perorangan, tidak membutuhkan biaya yang besar, serta hasil olahan makanan tersebut tahan lama,” ujar Murtadho.
Ia menambahkan bahwa melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga memahami strategi pemasaran dan pengelolaan usaha kecil.
Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan usaha rumahan yang berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Pelatihan ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk membangun jaringan dan kerja sama dalam memasarkan produk mereka.
Selain itu, pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan agar usaha yang dirintis dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang.
“Kami berharap peserta lebih terampil dalam mengelola ekonomi keluarga serta termotivasi untuk membangun dan mengembangkan usaha keluarga setelah mengikuti pelatihan ini,” tutup Murtadho.
Acara ini turut dihadiri oleh Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkup Dinas PMD Provinsi Kalteng, perwakilan Dinas PMD Kabupaten, serta peserta pelatihan dari berbagai daerah di Kalteng.
(Sya'ban)












