KUALA PEMBUANG – Penjabat (Pj) Kepala Desa Tanjung Rangas, Ahmadi, menyuarakan harapannya agar Pemerintah Daerah segera mendukung pembangunan jalan penghubung desa ke ibu kota Kabupaten Seruyan, Kuala Pembuang. Ia berharap agar anggaran bisa dialokasikan dalam waktu dekat, baik dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.
“Syukur-syukur tahun ini juga bisa dialokasikan anggarannya, baik dari pemerintah daerah, provinsi, maupun melalui anggaran pemerintah pusat,” ujar Ahmadi saat diwawancarai pada Jumat, 21 Februari 2025.
Desa Tanjung Rangas hingga kini masih terisolasi karena belum memiliki jalur darat yang menghubungkan ke wilayah lain. Satu-satunya akses yang tersedia adalah jalur sungai, yang dinilai kurang efisien untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
“Kami adalah salah satu desa yang terisolasi. Hingga hari ini, Tanjung Rangas belum memiliki jalur darat penghubung, sehingga seluruh aktivitas hanya bisa dilakukan melalui jalur sungai,” ungkapnya.
Menurut Ahmadi, badan jalan sebenarnya sudah ada sejak 2019, namun belum ada peningkatan infrastruktur yang memadai sehingga akses tersebut belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya.
“Badan jalannya memang sudah ada sejak 2019, tapi peningkatan badan jalan hingga kini belum terealisasi. Akibatnya, akses ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” tambahnya.
Ahmadi berharap perhatian serius dari pihak terkait untuk mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut. Dengan adanya jalur darat, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, mempercepat akses layanan kesehatan, serta memperbaiki kesejahteraan warga Desa Tanjung Rangas.
(ASY)












