KUALA KURUN – Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas terpilih 2025-2030, Jaya Samaya Monong dan Efrensia L.P Umbing resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Kamis 20 Februari 2025.
Dengan dilantiknya Jaya S. Monong dan Efrensia L.P Umbing, maka Kabupaten Gunung Mas siap melakukan transisi kepemimpinan yang sebelumnya diemban oleh Pj. Bupati Gunung Mas, Herson B. Aden.
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas di bawah kepemimpinan Bupati Jaya S. Monong dan Wakil Bupati Efrensia L.P. Umbing, resmi meluncurkan program 100 hari kerja yang berfokus pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dimana rogram tersebut dirancang untuk memberikan dampak nyata dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Kabupaten Gunung Mas.
Dalam 100 hari kerja kedepannya, terdapat enam program yang akan menjadi fokus utama bagi bupati dan wakil bupati GunungMas, yaitu:
- Melakukan bedah rumah dengan meningkatkan kualitas rumah untuk memastikan masyarakat menempati rumah yang layak huni.
- Penanganan jalan kabupaten untuk memastikan kelancaran lalu lintas angkutan orang dan barang.
- Beasiswa tepat sasaran untuk memastikan pemberian beasiswa kepada mahasiswa tidak mampu.
- Optimalisasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.
- Optimalisasi jaminan kesehatan dan jaminan sosial untuk memastikan masyarakat Kabupaten Gunung Mas memiliki BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan.
- Peningkatan disiplin ASN untuk memastikan layanan masyarakat terpenuhi.
Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong menegaskan bahwa, program ini bertujuan untuk menciptakan Gunung Mas yang lebih maju, berdaya saing, sejahtera, dan mandiri.
“Kami berkomitmen untuk bekerja keras dalam 100 hari pertama guna mewujudkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati GunungMas, Efrensia L.P. Umbing menyebutkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawasi jalannya program ini agar hasilnya maksimal,” beber dia.
Dengan adanya program 100 hari kerja ini, diharapkan dapat memberikan hasil yang terukur sebagai pijakan program selanjutnya. (ale)












