DPRD Kotim Dorong Program Makanan Bergizi Gratis untuk Sekolah di Pedalaman

IST/BERITASAMPIT - Ketua DPRD Kotim, Rimbun.

SAMPIT – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto resmi berjalan sejak Senin, 24 Februari 2025. Namun, (Kotim) meminta agar pemerintah lebih memprioritaskan sekolah-sekolah di daerah pedalaman.

Saat ini, program tersebut baru menyasar 19 sekolah di wilayah perkotaan, mulai dari PAUD hingga SMA. Ketua DPRD Kotim, Rimbun, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjalankan program ini, tetapi menyayangkan distribusi yang lebih banyak berfokus pada sekolah di kota.

Menurutnya, anak-anak di pedalaman justru lebih membutuhkan asupan makanan bergizi karena keterbatasan akses terhadap pangan sehat.

“Kami menyambut baik dengan program Pak Presiden dan hari ini dimulai di daerah perkotaan. Jadi pemerintah daerah, provinsi maupun pusat agar dapat memperhatikan sekolah di pedalaman. Karena berbicara makanan bergizi ini adalah pemerataan dan peradilan, kalau hanya di daerah perkotaan saja yang terealisasi dan sementara di daerah pedalaman yang tidak terealisasi agar untuk segera di cari solusinya,” kata Rimbun, Senin, 24 Febuari 2025.

Rimbun mengungkapkan kalau pekerjaan rumah (PR) pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat agar dapat memperhatikan daerah pedalaman khususnya Kabupaten Kotim yang sangat luas dengan daerah pelosok atau pedalaman yang memiliki medan mungkin susah di jangkau.

“Itu juga merupakan PR kita, bagaimana daerah yang memiliki medan yang sulit di jangkau agar cepat di cari solusinya dan cepat terealisasikan juga,” katanya.

Banyak masyarakat Kotim khususnya daerah di pelosok yang menginginkan bahkan juga mengeluh dan bertanya-tanya kapan daerah mereka di perhatikan.

“Karena masyarakat semua menginginkan program ini bisa sampai di daerah pelosoknya. Banyak keluhan yang menanyakan kapan kami untuk mendapatkan program ini, kenapa hanya di kota saja, bagaimana dengan kami, apakah bisa di uangkan saja. Dan ini menjadi pertanyaan besar kalau bisa berbicara keadilan ini harus mendapatkan semua termasuk di daerah pedalaman atau pelosok kota,” ujarnya

baca juga ...  Berita Duka: Mantan Anggota DPRD Kotim Agus Suryantara Meninggal Dunia

Dirinya mengharapkan agar pemerintah dapat memaksimalkan program MBG dan juga bisa membantu melayani siswa siswi di seluruh Kotim.

Makanya dengan makanan bergizi gratis ini, diharapkan kepada pemerintah daerah, provinsi maupun, pusat dapat memaksimalkan program MBG ini dan bisa melayani siswa maupun siswi yang ada di Kabupaten Kotim.

“Saya harap dapat di maksimalkan dan dilakukan secara adil. Jangan nanti siswa siswi yang ada di kota besar atau di Kecamatan Baamang atau Ketapang saja yang mendapatkan program, sementara yang di pedalaman sekolahnya mendapatkan di tahun depan,” katanya.

Program bantuan pemerintah seharusnya lebih difokuskan pada daerah pelosok yang benar-benar membutuhkan. Pasalnya, di wilayah terpencil, tidak hanya infrastruktur yang masih terbatas, tetapi juga pelayanan dari pemerintah daerah yang sering kali kurang optimal. Jika perhatian lebih diberikan ke pelosok, masyarakat di sana bisa merasakan manfaat yang lebih besar dan memiliki akses yang lebih baik terhadap fasilitas dasar.

(Oktavianto)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!