SUKAMARA – Plh Sekda Sukamara, Yofi Yudistira melakukan panen raya jagung serentak tahap pertama program Ketahanan Pangan pada Rabu 26 Februari 2025.
Yofi Yudistira bersama Kapolres Sukamara AKBP Telly Alvin dan Forkompinda serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sukamara, Dwi Harsini melaksanakan panen raya jagung di Demplot Peda milik Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sukamara.
Panen raya jagung serentak merupakan program Pemerintah dengan target 1 juta hektare yang dipimpin oleh Presiden Prabowo.
Yofi Yudistira mengatakan bahwa program ini adalah sebuah program strategis untuk meningkatkan produksi jagung nasional dan mencapai swasembada pangan.
“Program ini dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk petani dan pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan produksi jagung, serta mencapai swasembada pangan,” kata Yofi Yudistira.
Yofi menerangkan bahwa jagung yang dipanen pada tahap pertama di Sukamara ditanam pada akhir November 2024 dan diharapkan penanaman jagung untuk program ketahanan pangan dapat berlanjut.
“Untuk tahap kedua juga sudah mulai dilakukan penanaman,” ucap Yofi Yudistira.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sukamara Dwi Harsini mengatakan jika panen jagung pada tahap pertama program Ketahanan Pangan menghasilkan jagung manis sebanyak 5 – 10 ton untuk satu hektar lahan.
Selain itu, pihaknya juga akan menambah luasan lahan tanam jagung dibeberapa wilayah di Sukamara.
“Untuk panen ini satu hektar menghasilkan 5 sampai 10 ton jagung manis karena yang kita taman ini ada dua jenis yaitu jagung manis dan jagung pipil yang khusus untuk pangan ternak,” tukas Dwi Harsini. (enn)












