Selama Ramadan, UTD PMI Kotim Buka Layanan Donor Darah Hingga Malam

SATTAR/BERITA SAMPIT - dr. Aldila dan dr. Faisal saat menyampaikan informasi pelayanan UTD PMI Kotim dibuka hingga malam hari.

SAMPIT – Kabar baik bagi masyarakat yang ingin berdonor darah selama bulan suci Ramadan! Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Timur (Kotim) kini membuka layanan hingga malam hari.

Untuk menyesuaikan dengan jadwal ibadah puasa, UTD PMI Kotim akan melayani donor darah mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Langkah ini diambil demi menjaga ketersediaan stok darah di daerah tersebut.

“Kami membuka pelayanan terhadap masyarakat yang ingin melakukan donor darah mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB,” ujar dr. Aldila Tiurmawati Lumban Gaol.

Untuk memastikan ketersediaan stok darah tetap aman selama bulan Ramadan, UTD PMI Kotim memperpanjang jam pelayanan hingga malam hari. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis darah yang dapat mengganggu suplai ke RSUD dr. Murjani Sampit.

“Hari-hari biasa saja kita mengalami krisis apalagi kalau nanti saat masyarakat menjalani ibadah puasa pasti akan semakin kurang persediaan darah,” katanya.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak warga Sampit untuk berdonor darah, sehingga ketersediaan tetap stabil dan dapat membantu mereka yang membutuhkan.

“Dengan demikian, atas dasar kemanusiaan sama-sama kita mau mendonorkan darah kita untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” lanjutnya.

Banyak masyarakat yang masih ragu dengan keamanan setelah menjalani transfusi darah. Namun, menurut dr. Aldila, tak perlu khawatir! Sebelum darah diambil dari pendonor, ada serangkaian pemeriksaan ketat yang memastikan bahwa darah yang disalurkan benar-benar aman dan sehat.

“Jika pendonor dalam kondisi sehat maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan setelah melakukan transfusi darah, kecuali jika ada riwayat penyakit sebelumnya,” tuturnya.

(Sattar)

baca juga ...  KLK Grup, Perusahaan Asal Malaysia Dibidik Satgas Lantaran Garap 3.000 Hektare Kawasan Hutan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!