PALANGKA RAYA – Warga Kalimantan Tengah bersiap menyambut pemimpin baru mereka! Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng periode 2025-2030, H. Agustiar Sabran dan H. Edy Pratowo, dijadwalkan tiba di Palangka Raya pada Selasa, 4 Maret 2025.
Suasana diprediksi semarak saat pesawat yang membawa pasangan pemimpin ini mendarat pada pukul 11.00 WIB. Setibanya di Bumi Tambun Bungai, mereka akan disambut dengan upacara adat khas Kalteng sebelum melanjutkan perjalanan menuju Istana Isen Mulang (IIM).
Pemerintah Provinsi Kalteng telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan penyambutan berlangsung lancar. Setelah resmi dilantik oleh Presiden RI pada 20 Februari 2025 di Istana Kepresidenan Jakarta, kehadiran mereka menjadi momen yang dinantikan masyarakat Kalteng.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng, Agus Siswadi, membenarkan jadwal kedatangan ini dan memastikan semua proses penyambutan berjalan dengan baik.
“Iya, Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran dan H. Edy Pratowo, akan tiba di Palangka Raya besok,” ujarnya saat dikonfirmasi Berita Sampit melalui pesan WhatsApp, Senin 3 Maret 2025.
Untuk menyambut kedatangan pemimpin baru Kalteng ini, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Katma F. Dirun, telah mengeluarkan surat undangan resmi.
Dalam surat tersebut, Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional Tertentu, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemprov Kalteng diundang untuk menghadiri acara penyambutan di Istana Isen Mulang.
Acara penyambutan akan digelar pada pukul 11.00 WIB hingga selesai di Istana Isen Mulang, Jalan Kapten Mulyono No. 1, Palangka Raya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi kepemimpinan Agustiar-Edy dalam menjalankan visi dan misi mereka untuk membangun Kalimantan Tengah selama lima tahun ke depan.
Dengan kepemimpinan baru ini, masyarakat Kalteng menaruh harapan besar terhadap berbagai program pembangunan yang akan dijalankan, termasuk peningkatan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
(Sya'ban)











