SAMPIT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim) mulai bersiap menghadapi arus mudik Idulfitri 2025 dengan menyiapkan posko-posko pelayanan.
Plt Kepala Dishub Kotim, Rody Kamislam, menyampaikan bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya, posko mudik akan didirikan, petugas Dishub akan bertugas sebagai pusat informasi bagi pemudik.
Selain itu, pengecekan kendaraan juga akan dilakukan untuk memastikan keselamatan transportasi darat dan laut di terminal.
“Terminal Sampit saat ini menjadi transit antar kabupaten/kota, melayani rute Pangkalan Bun Sampit dan Sampit Palangka Raya, bus DAMRI juga mulai masuk,” ujar Rody, Selasa 4 Maret 2025.
Dishub Kotim juga berkoordinasi dengan pihak bandara, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Terminal Sampit yang menjadi lokasi transit, sementara terminal induk berada di Palangka Raya.
Terkait jumlah pemudik, Rody memperkirakan adanya peningkatan 10 hingga 15 persen saat memasuki cuti bersama dan libur panjang.
“Biasanya jumlah pemudik yang datang dan pergi di Kotim cukup seimbang,” tambahnya.
Sementara itu, harga tiket transportasi masih dalam kendali pemerintah pusat melalui kebijakan Kementerian.
Pemerintah menegaskan bahwa harga tiket kereta api, kapal laut, dan pesawat tidak boleh melonjak melebihi ambang batas yang telah ditentukan.
“Kami mendukung program pemerintah pusat, biasanya harga-harga akan naik saat permintaan tinggi, namun dengan adanya aturan ambang batas itu harganya tidak terlalu melonjak drastis,” tegasnya. (nardi)












