SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki mengatakan bahwa visi untuk membangun Bumi Gawi Barinjam adalah dengan menyediakan lapangan pekerjaan. Menurutnya kontraksi ekonomi tidak dapat dihindarkan sebagaimana yang terjadi di hampir setiap belahan dunia.
Masduki menjelaskan bahwa kontraksi ekonomi di Kabupaten Sukamara paling ringan dibandingkan daerah lain, upaya yang akan dilakukan adalah dengan meningkatkan angka investasi, menurunkan angka pengangguran dan menyediakan lapangan kerja.
“Milenial job center atau MJC adalah salah satu upaya yang akan kami lakukan yang bertujuan untuk memacu daya saing UMKM dalam melakukan transformasi digital,” kata Masduki, Selasa 4 Maret 2025.
“Hal ini guna memberdayakan talenta milenial di Kabupaten Sukamara,” lanjutnya.
Masduki menerangkan jika, melalui program Sukamara mencari bos muda yang berupa pemberian bantuan modal bagi wirausaha muda serta menyiapkan mentor-mentor bisnis untuk UMKM khusus di kalangan milenial.
“Program ini merupakan visi kami untuk membangun pengusaha muda, UMKM muda agar bisa maju, berkembang dan sejahtera,” ucap Masduki.
Selain itu, Masduki juga menerangkan jika di tengah kesulitan sosial ekonomi yang sangat terasa pasca pandemi covid serta inflasi yang melanda pihaknya juga akan menjalankan peran mengkoordinasikan secara efektif penyaluran berbagai skema bantuan sosial.
“Baik yang bersumber dari APBN dan APBD seperti bantuan pangan, diskon listrik, BLT BBM, PKH, BPNT, dan kartu Indonesia sehat, PKH lansia, makan bergizi gratis serta berbagai program lainnya yang akan terus dipertahankan dan ditingkatkan kelanjutannya.
“Sebagai wujud keberpihakan kami menjaga kesejahteraan dan upaya pengentasan kemiskinan yang sejalan dengan semangat membangun yang inklusif,” tukas Masduki. (enn)












