SAMPIT – RSUD dr. Murjani Sampit memiliki dukungan tenaga kesehatan dari berbagai bidang untuk menunjang pelayanan rehabilitasi medik bagi masyarakat. Penguatan sumber daya manusia ini dilakukan agar proses pemulihan pasien dapat ditangani sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany mengatakan pelayanan rehabilitasi medik membutuhkan penanganan terpadu karena setiap pasien memiliki kondisi dan tingkat gangguan fungsi tubuh yang berbeda.
Saat ini, Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD dr. Murjani Sampit diperkuat satu dokter spesialis rehabilitasi medik, 17 fisioterapis, tiga terapis wicara, empat okupasi terapis, serta satu tenaga ortotis-prostetis.
“Setiap pasien memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu program rehabilitasi disusun berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh agar pemulihannya lebih optimal,” kata Yulia, Rabu 22 Juli 2026.
Menurutnya, keberadaan tenaga dari berbagai bidang tersebut memungkinkan pasien mendapatkan layanan sesuai kebutuhan. Fisioterapis membantu menangani gangguan gerak dan fungsi tubuh, sedangkan terapis wicara memberikan pendampingan bagi pasien dengan masalah komunikasi, bicara maupun menelan.
Sementara itu, okupasi terapis berperan membantu pasien meningkatkan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Adapun layanan ortotik dan prostetik mendukung pasien melalui penyediaan alat bantu yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Layanan rehabilitasi medik tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pasien yang masih menjalani rawat inap. Masyarakat yang membutuhkan juga dapat memperoleh layanan melalui fasilitas rawat jalan sehingga proses pemulihan dapat terus dilakukan secara bertahap.
Yulia menegaskan, penguatan layanan rehabilitasi medik menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
Pasien diharapkan dapat mencapai pemulihan fungsi tubuh secara maksimal sehingga mampu kembali beraktivitas secara mandiri dan produktif. (nardi)












