PALANGKA RAYA – Media bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga garda terdepan dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas pemerintah.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Agus Siswandi, dalam acara Media Gathering bertema “Diseminasi Informasi Capaian Kinerja Pemerintah Provinsi Kalteng”, yang digelar di Hotel Neo Palma, Palangka Raya, Kamis 6 Maret 2025.
Agus menegaskan bahwa media berperan penting dalam menyampaikan informasi akurat dan objektif kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat menilai dan mengawasi jalannya pemerintahan secara lebih baik.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan dapat diketahui dan dipahami oleh masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa melihat langsung dampak dari kebijakan tersebut,” ujarnya.
Namun, Agus juga menekankan pentingnya peran media dalam menyaring dan menyajikan informasi yang berkualitas. Di era digital saat ini, penyebaran berita hoaks dan informasi yang tidak terverifikasi menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat.
“Kami mengajak media untuk terus menyajikan informasi yang objektif dan berbasis data. Media memiliki peran penting dalam melawan hoaks dan memastikan masyarakat mendapatkan berita yang benar,” tegasnya.
Selain itu, Agus menilai bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Melalui pemberitaan yang mendalam, media dapat membantu masyarakat memahami kebijakan pemerintah dengan lebih baik. Hal ini penting agar masyarakat tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memahami konteksnya,” jelasnya.
Pemerintah Kalteng juga terus mendorong adanya kolaborasi yang lebih erat dengan media dalam mendukung program pembangunan daerah.
“Kami percaya bahwa dengan komunikasi yang terbuka dan kemitraan yang kuat, masyarakat akan lebih terlibat dalam pembangunan daerah. Peran media sangat krusial dalam menyampaikan informasi yang dapat membangun partisipasi aktif dari masyarakat,” kata Agus.
Ke depan, Agus berharap hubungan antara pemerintah dan media semakin solid dalam membangun komunikasi yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin menciptakan ruang diskusi yang lebih luas dengan media. Keterbukaan informasi bukan hanya kepentingan pemerintah, tetapi juga hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan transparan,” tutupnya.
(Sya'ban)












