PALANGKA RAYA – Kabar gembira bagi sektor perikanan Kalimantan Tengah! Produksi perikanan di provinsi ini terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Peningkatan ini tak lepas dari dukungan penuh pemerintah dalam berbagai program strategis yang mendorong pertumbuhan perikanan tangkap maupun budidaya. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng, H. Darliansjah, menegaskan bahwa kebijakan yang diterapkan telah membantu nelayan dan pembudidaya meningkatkan hasil produksi mereka secara signifikan.
“Peningkatan produksi ini menunjukkan bahwa sektor perikanan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah,”ujarnya di Palangka Raya, Jumat 7 Maret 2025.
Pada tahun 2023, produksi perikanan tangkap Kalteng mencapai 163.445,74 ton atau meningkat sebesar 2,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tren ini berlanjut pada tahun 2024, dengan kenaikan 0,40 persen menjadi 164.099,54 ton. Sementara itu, perikanan budidaya juga mencatat pertumbuhan signifikan, dengan produksi 137.867,02 ton pada tahun 2024, naik dari 136.176,72 ton pada tahun 2023.
Darliansjah menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya membantu nelayan dan pembudidaya ikan untuk meningkatkan produktivitas mereka.
“Kami memberikan bantuan seperti perahu, alat tangkap, serta program asuransi untuk nelayan sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah,” katanya.
Selain bantuan sarana dan prasarana, pemerintah juga mendorong nelayan untuk beradaptasi dengan teknologi modern guna meningkatkan hasil tangkapan dan efisiensi usaha.
Pemanfaatan inovasi dalam budidaya ikan juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta menjaga keberlanjutan sumber daya ikan.
Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan sektor perikanan Kalteng semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat pesisir dan nelayan.
(Sya'ban)












