SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki memimpin rapat koordinasi pelaksanaan program prioritas dan optimalisasi pengelolaan anggaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi, Sekda Sukamara, Rendy Lesmana dan beberapa kepala perangkat daerah untuk membahas beberapa persoalan dan efisiensi anggaran serta program prioritas pembangunan.
Masduki, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran yang dimaksud adalah mengalihkan atau menggeser anggaran kearah yang lebih prioritas sehingga efesiensi anggaran yang dicanangkan oleh pemerintah pusat bisa direalisasikan maksimal bagi peningkatan pelayanan untuk masyarakat.
“Dalam rapat koordinasi kita tekankan untuk tetap meningkatkan pelayanan kepada masyarakat meskipun ada efesiensi anggaran tetapi tidak mengurangi untuk kepentingan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Bupati Sukamara, Masduki usai memimpin rakor di ruang rapat Setda, Kantor Bupati Sukamara, Senin 10 Maret 2025.
Masduki menegaskan bahwa efesiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah diharapkan tidak mengurangi kegiatan atau program tetapi lebih mengutamakan kegiatan atau program prioritas seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan serta infrastruktur bagi masyarakat.
“Karena efisiensi anggaran ini bulan menghilangkan program tapi mengalihkan anggaran dari yng untuk kegiatan kurang prioritas menjadi kegiatan prioritas,” ucap Masduki.
“Contohnya untuk kegiatan perjalanan dinas, belanja alat tulis kantor dan beberapa item lainnya yang bisa dikurangi atau digeser kepada kegiatan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat seperti kesehatan, pendidikan dan infrastruktur,” ujar Masduki.
Diharapkan dengan adanya Rakor tersebut maka efesiensi anggaran tidak menggangu pelayanan tetapi pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kabupaten Sukamara bisa lebih optimal
“Harapan semua apa yang dilaksanakan lebih kepada kegiatan prioritas sehingga bisa berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ucap Masduki.
Selain membahas mengenai efisiensi anggaran pada rapat koordinasi tersebut juga dibahas penganggaran ADD dan TPP atau tambahan penghasilan pegawai ASN agar bisa segera dicairkan.
“Hari ini, juga kita membahas mengenai anggaran ADD, lalu TPP untuk ASN yang diharapkan saya kalau regulasinya sudah berjalan segera dicairkan,” ucapnya
“Karena saat bulan puasa ini pasti banyak pengeluaran dari ASN kita untuk kebutuhan sehari-hari dan juga bisa menggerakkan roda perekonomian juga,” tukas Masduki. (enn)












