PALANGKA RAYA – Perempuan bukan lagi sekadar pelengkap, tapi motor penggerak ekonomi! Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, menegaskan bahwa keterlibatan wanita dalam pembangunan dan dunia usaha memberikan dampak luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Bazar Ramadan 1446 H yang digelar oleh DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kalteng di Mall Palma, Palangka Raya, Senin 10 Maret 2025.
Menurutnya, IWAPI menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu berinovasi dan berkontribusi dalam membangun perekonomian.
“IWAPI diharapkan dapat mendukung program pemerintah dari sekarang hingga 2045 dalam pencapaian Indonesia Emas. Organisasi ini menjadi sarana bagi wanita untuk berkarir dan menciptakan inovasi-inovasi baru dalam dunia usaha,” ujarnya.
Lebih lanjut, Edy Pratowo menyampaikan bahwa IWAPI merupakan organisasi mitra pemerintah yang telah berdiri selama 50 tahun dan menjadi wadah tertua bagi pengusaha wanita di Indonesia.
Oleh karena itu, sinergi antara IWAPI dan pemerintah sangat diperlukan, terutama dalam pengembangan sektor usaha di Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah.
“Para pengusaha wanita Indonesia harus terus meningkatkan kemampuan dan daya saing agar dapat go international. Ini berlaku untuk semua sektor usaha, baik skala kecil, menengah, maupun besar, khususnya UMKM. Dengan begitu, dunia usaha bisa berkembang dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pendapatan nasional serta menekan angka kemiskinan,” tambahnya.
Wagub juga menekankan bahwa pemerintah saat ini tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan prinsip inklusivitas.
Artinya, setiap individu, kelompok, dan organisasi harus mendapatkan pengakuan dan dihargai atas kontribusinya dalam pembangunan.
“Dengan memanfaatkan bonus demografi secara optimal, Indonesia memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan meningkatkan daya beli masyarakat,” tutupnya.
Bazzar Ramadan 1446 H IWAPI Kalteng menjadi ajang bagi para pengusaha wanita untuk memamerkan berbagai produk unggulan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
(Sya'ban)












