PALANGKA RAYA – Dalam upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang komunikasi dan digital, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah menggelar diskusi intensif mengenai Draf Dokumen Nota Kesepakatan (NK).
Pertemuan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 12 Maret 2025, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan SDM digital di Kalimantan Tengah.
Sekretaris BPSDM Komdigi, I Nyoman Adhiarna, menekankan bahwa kerja sama ini adalah langkah strategis guna memastikan SDM di daerah mampu beradaptasi dan bersaing di era digital.
“Nota Kesepakatan ini merupakan strategi penting untuk memastikan bahwa pengembangan SDM di bidang komunikasi dan digital dapat dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pembahasan ini mencakup berbagai aspek, termasuk program peningkatan kapasitas, pelatihan, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja di bidang komunikasi dan digital.
Seluruh peserta yang hadir terlibat aktif dalam diskusi guna memastikan bahwa draf dokumen tersebut dapat mencerminkan kebutuhan kedua belah pihak secara komprehensif.
Lebih lanjut, Adhiarna menyampaikan harapannya agar Nota Kesepakatan ini segera difinalisasi dan diimplementasikan untuk mempercepat peningkatan SDM digital di Kalimantan Tengah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam acara ini. Kehadiran dan kontribusi semua peserta diharapkan dapat mempercepat realisasi kerja sama antara BPSDM Komdigi dan BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara BPSDM Komdigi dengan pihaknya dalam pembahasan NK terkait pengembangan SDM di bidang komunikasi dan digital.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan kolaborasi ini. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan SDM digital,” ujar Rahmawati.
Rahmawati menegaskan bahwa dengan adanya kesepakatan ini, pelatihan dan program peningkatan kapasitas tenaga kerja di Kalimantan Tengah dapat lebih terarah dan berkelanjutan.
“Kami berharap program yang disusun dapat benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi yang terus berkembang,” tambahnya.
Selain membahas Nota Kesepakatan, pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi mengenai tantangan dan peluang dalam pengembangan ekonomi digital serta kesiapan tenaga kerja di era transformasi digital.
Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan peningkatan literasi digital dan kompetensi SDM di Kalteng dapat lebih terarah dan efektif.
Dalam pertemuan ini, turut hadir Tim Kerja Sama BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah serta sejumlah pejabat internal Kementerian Komdigi, termasuk Kepala BPSDMP Banjarmasin, Ketua Tim Perencanaan, Pelaporan, dan Kerja Sama, serta anggota tim kerja lainnya.
(Sya'ban)












