PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah semakin serius dalam memperjuangkan pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakatnya.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah mewujudkan program sekolah dan kuliah gratis sebagai wujud nyata keadilan sosial dan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kalteng.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa kebijakan ini akan diterapkan dengan memperhatikan efektivitas, efisiensi, serta nilai budaya lokal.
“Sekolah dan kuliah gratis tidak hanya memastikan akses pendidikan bagi semua anak, tetapi juga menanamkan nilai Belom Bahadat—berperilaku baik sesuai adat dan norma yang berlaku,” ujar Reza di Palangkq Raya, belum lama ini.
Selain itu, program beasiswa yang telah berjalan selama ini akan terus dievaluasi agar lebih tepat sasaran.
Pemerintah ingin memastikan bahwa beasiswa tidak hanya membantu siswa secara akademik, tetapi juga menciptakan generasi muda yang mandiri, memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, serta siap membangun daerahnya sendiri.
“Pendidikan bukan sekadar mendapatkan gelar, tetapi juga membentuk karakter dan semangat kepemimpinan yang berorientasi pada pembangunan daerah,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, sistem pendidikan di Kalimantan Tengah akan semakin terintegrasi, sehingga lebih efektif dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Gubernur menginginkan bahwa seluruh sistem ini terintegrasi, tidak ada lagi satu per satu. Misalnya, dulu di Dinas Pendidikan ada Kartu Tabe, sekarang tidak ada lagi seperti itu. Hanya ada satu kartu, yaitu Kartu Huma Betang, yang akan menjadi sistem utama dalam bantuan pendidikan,” jelas Reza.
Pemerintah juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam kebijakan pendidikan ini.
“Kalimantan Tengah adalah rumah besar bagi kita semua. Dengan semangat Huma Betang, pendidikan harus merangkul semua golongan tanpa diskriminasi. Tidak boleh ada kesenjangan dalam meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Program pendidikan gratis ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi generasi muda Kalteng untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun global.
Dengan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, Kalteng optimistis dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan Indonesia, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.
(Sya'ban)












