Warga Diimbau Waspadai DBD di Tengah Cuaca Ekstrem

DENNY/BERITA SAMPIT - Kepala Dinas , dr Pande Putu Gina.

– Kepala Dinas , dr. Pande Putu Gina, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD) di tengah cuaca ekstrem yang sedang melanda. Peningkatan curah hujan yang tidak menentu berpotensi meningkatkan populasi nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penyakit DBD.

“Kondisi cuaca yang tidak stabil, terutama dengan curah hujan tinggi, dapat menyebabkan genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Masyarakat harus lebih waspada dan aktif melakukan pencegahan,” kata dr. Pande, Senin 17 Maret 2025.

Menurutnya, salah satu langkah efektif dalam mencegah penyebaran DBD adalah menerapkan program 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk. Selain itu, upaya tambahan seperti menaburkan larvasida dan menggunakan kelambu saat tidur juga sangat dianjurkan.

Dinas juga telah menginstruksikan puskesmas dan tenaga untuk meningkatkan serta pemantauan kasus DBD di setiap kecamatan. “Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih sadar terhadap bahaya DBD dan segera memeriksakan diri ke fasilitas jika mengalami gejala demam tinggi mendadak, nyeri otot, atau bintik merah pada kulit,” tambahnya.

Selain upaya pemerintah, dr. Pande menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia meminta warga untuk bergotong royong membersihkan selokan, menghilangkan genangan air, dan memastikan rumah serta lingkungan sekitar tetap bersih agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Dinas berharap dengan langkah pencegahan yang maksimal, jumlah kasus DBD dapat ditekan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melindungi diri dan keluarga dari ancaman DBD, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang,” tutup dr. Pande. (ds)

baca juga ...  Bupati Rifa'i Luncurkan Gerakan Pemilahan Sampah, Ajak Warga Pulpis Bangun Budaya Bersih dari Rumah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!