PALANGKA RAYA – Aroma persaingan di internal Partai Golkar Kalimantan Tengah mulai terasa. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kalteng tengah mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) yang rencananya akan digelar pada April 2025.
Ketua DPD Golkar Kalteng, Ruslan, mengonfirmasi bahwa agenda penting tersebut kini tinggal menunggu lampu hijau resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Dalam waktu dekat, April akan ada Musda. Namun, tanggalnya belum bisa dipastikan karena masih menunggu surat dari DPP,” ujarnya, Senin 17 Maret 2025.
Ruslan menegaskan bahwa proses pemilihan ketua akan berlangsung secara alami sesuai mekanisme partai. Ia menilai, pemilihan harus dilakukan dengan penuh pertimbangan agar soliditas dan kesinambungan kepemimpinan Partai Golkar di Kalteng tetap terjaga.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa untuk mempertahankan kejayaan Golkar di Kalteng bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi matang dan kepemimpinan yang kuat untuk menjaga eksistensi partai.
“Kita tidak ingin meninggalkan Golkar dalam kondisi yang berantakan ke depan. Mempertahankan kejayaan partai tidak semudah yang kita perkirakan,” jelasnya.
Ruslan juga menyoroti pencapaian Partai Golkar dalam pemilihan kepala daerah di Kalteng. Dari 14 kabupaten/kota, sebanyak 9 kepala daerah berasal dari Partai Golkar, terdiri dari 7 kader murni dan 2 kepala daerah yang diusung oleh partai.
Selain itu, pihaknya masih menunggu hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Barito Utara yang berpotensi menambah perolehan kepala daerah dari Golkar.
“Dari 14 kabupaten, ada 9 bupati yang berasal dari Partai Golkar, dengan 7 merupakan kader partai dan 2 lainnya diusung Golkar. Kami juga masih menunggu hasil PSU di Barito Utara,” pungkasnya.
(Syauqi)












