Pemkot Raih Predikat Daerah dengan Pencegahan Korupsi Terbaik se-Kalteng

IST/BERITA SAMPIT - Pemkot Raih Predikat IPKD MCP 2024 se-Kalteng.

– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) sebagai daerah dengan pencegahan korupsi terbaik di berdasarkan Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) 2024 yang diukur melalui Monitoring Center for Prevention (MCP). Dengan skor 91,06, meraih peringkat pertama dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua KPK RI, Setyo Budiyanto, kepada Wali Kota yang diwakili oleh Wakil Wali Kota, Achmad Zaini, Rabu 19 Maret 2025. Prestasi ini menjadi bukti komitmen Pemkot dalam menerapkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

MCP merupakan indikator yang digunakan KPK untuk menilai efektivitas pencegahan korupsi di pemerintah daerah. Penilaian ini mencakup delapan area intervensi utama, yakni perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, pengelolaan barang milik daerah, serta tata kelola dana .

Wali Kota , Fairid Naparin, mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat daerah yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga menjadi tantangan untuk terus meningkatkan upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemkot .

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pencegahan korupsi melalui berbagai inovasi dan pengawasan yang lebih ketat di seluruh sektor . Ke depan, delapan area intervensi MCP KPK akan terus diperbaiki agar tata kelola semakin baik,” ujar Fairid.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta semua pihak dalam menjaga integritas dan meningkatkan kualitas layanan publik. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk menciptakan yang bersih dan profesional.

baca juga ...  DPW PSI Kalteng Potong Lima Sapi Kurban, Satu dari Gubernur dan Wagub pada Idul Adha 2025

Selain itu, Pemkot akan terus menggencarkan sosialisasi serta terkait pencegahan korupsi, termasuk memperketat pengawasan internal guna mencegah praktik korupsi sejak dini.

“Dengan pencapaian ini, diharapkan Kota dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan sistem yang bersih dan transparan,” pungkas Fairid.

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!