KUALA PEMBUANG – Bertempat di aula BKAD, Musyawarah Kabupaten Palang Merah Indonesia (PMI) Seruyan resmi dibuka oleh Bupati Seruyan yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah, Agus Suharto, pada Rabu, 19 Maret 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi PMI Seruyan untuk menentukan arah dan kepengurusan baru dalam periode 2024-2029.
Ketua PMI Seruyan, dr. Bahrun Abbas, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan atas dukungan yang telah diberikan selama masa kepengurusan sebelumnya. Ia juga mengakui masih adanya kekurangan dalam menjalankan tugas kemanusiaan selama lima tahun terakhir. “Kami mohon maaf atas segala keterbatasan, dan kami berharap kepengurusan yang baru nanti dapat menghadirkan kinerja yang lebih baik,” ungkap dr. Bahrun.
Lebih lanjut, dr. Bahrun yang telah menjabat dua periode menyatakan niatnya untuk memberikan kesempatan kepada calon pemimpin baru. Ia menekankan bahwa PMI Seruyan masih menghadapi tantangan besar, seperti keterbatasan markas dan fasilitas yang perlu segera dibenahi. “Kami yakin, dengan semangat baru, pengurus selanjutnya akan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Seruyan yang disampaikan Agus Suharto, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap proses musyawarah dan regenerasi di tubuh PMI. Bupati menaruh harapan besar agar PMI Seruyan dapat menjadi garda terdepan dalam setiap situasi kemanusiaan, terutama saat bencana melanda wilayah yang sulit dijangkau. “PMI harus hadir lebih cepat dari siapa pun ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan agar semangat kemanusiaan selalu menjadi landasan kerja PMI. Dengan dilantiknya pengurus baru, ia berharap PMI Seruyan bisa lebih solid, bersinergi, dan mampu bekerja sama dengan seluruh pihak terkait. “PMI adalah mitra penting pemerintah dalam tugas-tugas kemanusiaan. Mari kita jaga komitmen bersama untuk terus melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tutupnya.
Musyawarah Kabupaten ini diharapkan menjadi titik awal bagi kepengurusan PMI Seruyan yang lebih progresif dan responsif. Dengan semangat baru, PMI Seruyan diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang lebih optimal dan menjawab berbagai tantangan di masa depan.
(ASY)












