PALANGKA RAYA – Momen Bulan suci ramadan dimanfaatkan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Tengah dengan menggelar pasar murah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 di halaman Kejati setempat, Kamis 20 Maret 2025.
Sebanyak 600 paket sembako murah yang disediakan dan masyarakat pemegang kupon dapat membeli. Kupon dibagikan beberapa hari sebelumnya oleh petugas dari Kejati Kalteng kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kota Palangka Raya.
Paket sembako murah tersebut berisi: beras premium 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, tepung terigu 1kg, kopi 350 gr, teh celup 1 kotak, 2 sarden kaleng dan 1 susu kental manis yang dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp100 ribu per paket.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalteng Dr. Undang Mugopal, mengatakan, bahwa kegiatan pasar murah digagas oleh IAD Wilayah Kalteng. Disiapkan 600 paket tebus murah yang disebarkan ke masyarakat.
“Mudah-mudahan kegiatan pasar murah dan bakti sosial ini bisa membantu meringankan masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H,”ucapnya.
Selain itu sebelumnya pada Rabu 19 Maret 2025, Kejati Kalteng bersama IAD Wilayah Kalteng telah melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan 400 paket sembako kepada korban terdampak banjir serta beberapa panti asuhan di Kota Palangka Raya.
“Semoga dengan dilaksanakan kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat khususnya masyarakat yang tidak mampu serta korban terdampak banjir dikota Palangka Raya,”tambahnya.
Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nuralamsyah yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada Kajati Kalteng dan jajaran.
“Kami ada di sini juga merasakan kesulitan-kesulitan yang dihadapi saudara-saudara kita. Nilainya memang tak besar tapi mudah-mudahan dapat meringankan beban. Semoga doa-doa mereka memudahkan kerja kami dan pak Kajati ke depan sehingga program yang ada di Kalteng bisa sukses,” ungkapnya. (yud)












