Kembali Hidupkan Tradisi, Pesantren Ramadan Anak Ceria Digelar di Masjid Tertua Telaga Baru

IST/BERITASAMPIT - Foto bersama Pesantren Ramadan Anak Ceria yang digelar di Masjid Tertua Telaga Baru.

SAMPIT – Ramadan 1446 H menjadi momen spesial bagi masyarakat Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Setelah sekian lama, nuansa hangat dan syahdu Pesantren Ramadan kembali terasa di ini. Kegiatan yang mengusung tema Pesantren Ramadhan Anak Ceria ini digelar di Masjid Nurul Falah, masjid bersejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang keislaman di Telaga Baru.

Kegiatan yang sempat hilang bertahun-tahun ini disambut antusias oleh warga. Ketua Panitia, Yunita, yang juga menjabat sebagai Ketua IMM Komisariat Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA), mengungkapkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat. “Kami hanya butuh empat hari untuk menyosialisasikan program ini, dan Alhamdulillah ada 30 anak yang langsung mendaftar sebagai santri. Ini bukti nyata bahwa masyarakat sangat merindukan kegiatan seperti ini,” ujar Yunita.

Kehangatan acara ini turut dirasakan oleh para pengurus masjid. H. Martono, selaku pengurus Masjid Nurul Falah, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. “Sudah sangat lama kegiatan seperti ini tidak ada. Ini anugerah bagi kami. Semoga Pesantren Ramadan ini bisa membawa manfaat dan menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada anak-anak, terutama yang masih usia sekolah dasar,” tuturnya.

IST/BERITASAMPIT – Pesantren Ramadan Anak Ceri di Telaga Baru.

Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang belajar agama bagi anak-anak, namun juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Selama bulan suci ini, anak-anak akan mengikuti serangkaian kegiatan seperti belajar membaca Al-Qur'an, fiqih dasar, kisah-kisah islami, hingga kegiatan kreatif yang dikemas dengan suasana ceria sesuai tema kegiatan.

Kepala Telaga Baru, Firman, mengapresiasi inisiatif IMM Komisariat UMSA yang telah menjalin kerja sama untuk menghidupkan kembali tradisi pesantren Ramadan di wilayahnya. “Saya sangat berterima kasih kepada panitia dan IMM UMSA. Sesuai perjanjian kerja sama, kegiatan ini akan terus digelar selama lima Ramadan ke depan. Harapannya, ke depan akan ada lebih banyak masjid atau musala di kita yang menjadi titik Pesantren Ramadan,” ujarnya.

baca juga ...  Meski Sudah Dilarang, Truk Non-KH Masih Bebas Lalu Lalang di Kotim

Tak lupa, Firman juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. “Ambillah ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bekal masa depan. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” pungkasnya. Pesantren Ramadhan Anak Ceria ini pun menjadi simbol kembalinya semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang mengakar kuat di Telaga Baru.

(BS-1)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!