PULANG PISAU – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, arus mudik jalur darat di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, mengalami peningkatan signifikan. Data dari pos pemantauan menunjukkan bahwa setiap hari sekitar 600 pemudik melintas di Pulang Pisau menuju Kalimantan Selatan, dengan dominasi kendaraan roda dua dan roda empat.
Kepala Dinas Perhubungan Pulang Pisau, Supriyadi, mengatakan lonjakan ini sudah diprediksi sebelumnya.
“Kami telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran arus mudik, termasuk koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait,” ujarnya, Jumat 28 Maret 2025.
Mayoritas pemudik menggunakan kendaraan pribadi, dengan perbandingan yang cukup seimbang antara roda dua dan roda empat. Lonjakan ini sejalan dengan tren tahunan di mana jalur darat tetap menjadi pilihan utama masyarakat yang hendak pulang kampung.
Untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi hambatan lalu lintas, pihak Dishub bersama kepolisian telah menyiapkan posko pemantauan di beberapa titik strategis. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik selama perjalanan.
“Kami meminta pemudik untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta beristirahat jika merasa lelah agar perjalanan tetap aman,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah antisipasi yang dilakukan, diharapkan arus mudik melalui Pulang Pisau dapat berjalan lancar dan para pemudik bisa sampai ke tujuan dengan selamat. (ds)












