Jalan Lingkar Selatan Terpangkas Drastis: Dari Rp30 Miliar Jadi Rp3,5 Miliar!

SAMPIT – Harapan warga Sampit untuk melihat Jalan Lingkar Selatan kembali mulus harus tertunda. Anggaran perbaikan jalan yang semula mencapai Rp30 miliar kini dipangkas drastis menjadi hanya Rp3,5 miliar akibat efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat hingga daerah.

Kondisi jalan yang rusak parah telah lama dikeluhkan warga dan pengguna jalan, mengingat jalur ini merupakan akses penting bagi distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Dengan pemangkasan ini, banyak pihak khawatir perbaikan yang dilakukan tidak akan maksimal.

“Namun kini hanya tersisa Rp3,5 miliar,” ujar Kepala Dinas PUPR Kalteng, Shalahuddin, Sabtu 29 Maret 2025.

Shalahuddin yang mendampingi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama jajaran pejabat Kalteng menambahkan, pihaknya akan mengevaluasi kembali kebutuhan anggaran setelah Idulfitri melalui pembahasan APBD Perubahan, apakah memungkinkan ada tambahan dana atau tidak.

Selain Jalan Lingkar Selatan, beberapa proyek perbaikan jalan di Kotim juga terkena dampak efisiensi anggaran, seperti Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Kota Sampit-Samuda hingga Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, dan Kabupaten .

Jalur lainnya yang terdampak adalah ruas Pelantaran – Parenggean menuju Tumbang Sangai. Pemotongan anggaran ini berkisar 50 persen atau lebih, sehingga perbaikan jalan di tahun 2025 diperkirakan tidak bisa tuntas sepenuhnya.

“Kami hanya bisa berupaya mempertahankan agar jalan tetap fungsional, termasuk Jalan Lingkar Selatan,” pungkasnya.

(Nardi)

baca juga ...  Pengelola Parkir PPM Dalam Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Parkir 2026
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!