Anggota DPRD Tertipu Aplikasi Saat Pesan Penginapan, Uang Melayang!

IST/BERITASAMPIT - Realita, anggota DPRD .

SAMPIT – Nasib sial menimpa seorang anggota DPRD Kabupaten , Realita, saat memesan kamar penginapan di Sampit, Kabupaten (Kotim), Senin 31 Maret 2025. Bukannya mendapat tempat istirahat, ia justru tertipu aplikasi pemesanan online.

Realita mengaku telah memesan tiga kamar melalui aplikasi dengan proses pembayaran yang tampak mulus. Notifikasi pembayaran berhasil pun diterima, tetapi saat tiba di lokasi, kenyataan pahit menunggunya tidak ada reservasi atas namanya.

“Lewat aplikasi Agoda untuk memesan kamar, dan sudah dianggap succes atau sudah terverifikasi oleh aplikasi tersebut,” kata Realita.

Setelah, sampai di guest house yang berlokasi di Jalan Nyai Enat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim, ternyata pembayaran yang sudah di transfer dan succes tidak diterima oleh pihak guest house. Sehingga ia merasa telah ditipu baik dari aplikasi maupun dari pihak guest house.

“Saat kami sampai di penginapan, ternyata uang yang sudah kami transfer dari aplikasi tidak ada dan pihak penginapan tidak menerima uang tersebut, dan pihak penginapan malah menawarkan kembali kamar yang kosong kembali membayar untuk kedua kalinya,” ungkapnya.

Karena di suruh membayar untuk kedua kalinya, Realita merasa kalau dirinya sengaja ditipu sehingga pihak penginapan mendapatkan keuntungan dua kali.

Saat ia menanyakan alasannya, pihak penginapan mengatakan kalau mereka sudah tidak terikat lagi dengan aplikasi atau sudah putus kontrak dan itu telah terjadi sejak akhir Juli 2024.

“Saya merasa ditipu, kata mereka sudah tidak terikat dengan aplikasi lagi. Seharusnya mereka memberikan pemberitahuan, agar masyarakat atau pelanggan tidak memesan melalui aplikasi,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, dirinya berharap agar pihak penginapan untuk segera menyelesaikan permasalahan dengan aplikasi dan bisa memberikan pemberitahuan melalui media sosial agar tidak terjadi lagi hal yang telah dialaminya.

baca juga ...  Pupuk Kandang Alternatif Bagi Petani Sawit ditengah Tingginya Harga Pupuk Kimia

(Oktavianto)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!