KUALA KAPUAS – Hari ketiga Idulfitri di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, diwarnai hujan deras disertai petir, Rabu 2 April 2025. Cuaca ekstrem ini terjadi sejak siang hingga sore, menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang air. Meski demikian, suasana Lebaran tetap berlangsung khidmat di tengah masyarakat.
Hujan deras turun secara tiba-tiba sekitar pukul 13.00 WIB, berlanjut hingga sore hari. Selain menghambat aktivitas warga yang hendak bersilaturahmi, cuaca ini juga menyebabkan beberapa wilayah mengalami pemadaman listrik sementara. Beberapa pengendara motor tampak berteduh di emperan toko dan rumah-rumah warga.
Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, menanggapi fenomena ini dengan bijak. Ia menyebut hujan sebagai berkah yang patut disyukuri.
“Lebaran tahun ini membawa suasana yang berbeda. Hujan dan petir yang turun bukanlah hambatan, melainkan momentum bagi kita semua untuk bersyukur atas berkah yang diberikan,” ujarnya.
Sebagian warga yang sudah bersiap untuk mengunjungi sanak saudara terpaksa menunda perjalanan mereka. Sementara itu, di beberapa masjid yang mengadakan acara halal bihalal, kehadiran jamaah sedikit berkurang akibat hujan. Namun, suasana kekeluargaan tetap terasa dengan warga yang memilih berkumpul di rumah masing-masing.
Berdasarkan data BMKG, hujan di wilayah Kuala Kapuas disebabkan oleh aktivitas awan konvektif yang cukup tinggi. Potensi hujan masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga warga diimbau untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar rumah.
Meski cuaca kurang bersahabat, warga Kapuas tetap menjalankan tradisi Lebaran dengan penuh semangat. Silaturahmi tetap berlangsung, meski sebagian besar dilakukan secara daring atau dengan kunjungan yang lebih singkat. (ds)












