PALANGKA RAYA – Bundaran Besar Palangka Raya menjadi destinasi favorit warga luar kota pada hari kelima Idulfitri 1446 Hijriah. Ikon kebanggaan ibu kota Kalimantan Tengah ini dipadati pengunjung yang datang untuk menikmati suasana malam yang semarak.
Warga dari berbagai penjuru, seperti Kapuas, Pulang Pisau, hingga Barito Timur, tampak antusias menghabiskan waktu bersama keluarga. Mereka sengaja datang ke pusat kota untuk merasakan atmosfer khas Lebaran yang dihiasi gemerlap lampu warna-warni dan indahnya air mancur menari.
Tak hanya menjadi tempat bersantai, Bundaran Besar juga menjadi spot berfoto favorit yang mengabadikan momen kebersamaan dan keceriaan libur Lebaran.
Mukti (21), warga Kapuas, mengaku sengaja mampir ke Bundaran Besar saat berkunjung ke rumah kerabatnya di Palangka Raya. Menurutnya, suasana Bundaran Besar terasa berbeda dibandingkan dengan kota asalnya.
“Saya punya keluarga di sini, jadi mumpung berhari raya di Palangka Raya, sekalian ajak adik-adik ke Bundaran Besar. Tempatnya asik, ramai, dan lampu-lampunya bagus. Rasanya seperti pusat kota besar,” ujar Mukti kepada Berita Sampot, Jumat 4 April 2025.
Hal senada disampaikan Dayati (26), warga Barito Timur, yang juga mengajak anak-anaknya menikmati suasana Bundaran Besar.
Menurutnya, keindahan lampu dan air mancur menjadi daya tarik tersendiri.
“Kalau di kampung tidak ada tempat seperti ini. Bundaran Besar memang ikonik, apalagi kalau malam, lampu-lampunya cantik. Anak-anak juga suka berfoto di sini,” ungkap Dayati.
Selain menikmati suasana Bundaran Besar, banyak pengunjung juga mengabadikan momen bersama keluarga dengan latar air mancur yang berubah warna.
Tak sedikit yang menghabiskan waktu hingga larut malam untuk menikmati keramaian kota.
Pemerintah Kota Palangka Raya mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di area Bundaran Besar.
Kehadiran warga dari luar kota diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata dan ekonomi lokal tanpa mengorbankan keasrian kawasan tersebut.
(Sya'ban)












