Puruk Cahu – Anggota DPRD Murung Raya, Rejikinoor, S.Sos, melakukan kegiatan reses di empat desa di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, yakni Desa Mangkahui, Danau Usung, Tahujan Ontu, dan Muara Untu. Kunjungan ini menjadi wadah bagi masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi.
Di Desa Mangkahui, warga menyuarakan kebutuhan penambahan ruang kelas dan lapangan bermain di Madrasah Tsanawiyah Darul Ulum. Menurut Rejikinoor, sarana yang memadai akan mendukung kenyamanan belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Ruangan yang cukup dan ruang bermain sangat penting bagi anak-anak. Pendidikan yang nyaman melahirkan generasi unggul,” ungkapnya, Rabu (12/3).
Sementara itu, di Desa Danau Usung, masyarakat berharap desanya bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata. Letaknya yang strategis sebagai daerah lintasan dianggap punya potensi besar. Mereka juga mengusulkan pelebaran jalan induk desa yang kini masih sempit.
“Usulan ini sudah kami sampaikan di Musrenbang. Harapannya, akses jalan bisa lebih luas untuk mendukung sektor wisata dan pertanian,” jelasnya.
Di Desa Tahujan Ontu, kebutuhan akan air bersih menjadi sorotan utama. Warga kerap mengandalkan air hujan atau bahkan membelinya. Selain itu, mereka juga mengeluhkan belum rampungnya pembangunan Balai Basarah dan fasilitas kesehatan seperti rumah perawat yang belum selesai dibangun dan belum dialiri listrik.
“Kondisi ini harus segera ditangani. Tanpa listrik dan infrastruktur yang layak, pelayanan kesehatan jadi tidak maksimal,” tegasnya.
Adapun di Desa Muara Untu, perhatian tertuju pada pembangunan Pondok Pesantren Hijrah. Lembaga pendidikan ini memerlukan penyelesaian pembangunan masjid, tambahan ruang belajar, serta fasilitas MCK.
“Ponpes ini membina generasi beriman dan berakhlak. Dukungan pemerintah sangat penting agar mereka bisa belajar dan tinggal dengan layak,” ujar Rejikinoor.
Dengan menyerap aspirasi langsung dari warga, Rejikinoor berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti berbagai usulan ini sebagai bagian dari pembangunan yang merata.












