KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, Adhian Noor, dalam pemaparan perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) untuk minggu keempat April 2025 yang digelar pada 28 April lalu.
Dalam laporan yang dipaparkan, IPH Kabupaten Seruyan tercatat mengalami penurunan sebesar -0,12 persen. Menariknya, penurunan paling signifikan datang dari komoditas cabai rawit, yang menyumbang andil sebesar -0,2313 persen. Kondisi ini memberikan angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah kekhawatiran akan lonjakan harga jelang bulan-bulan sibuk konsumsi seperti Hari Raya.
Namun demikian, tidak semua komoditas mengalami penurunan. Daging ayam ras justru mengalami kenaikan harga tertinggi dalam periode yang sama, meski dengan persentase relatif kecil, yakni 0,023 persen. Fluktuasi harga ini tetap menjadi perhatian serius, mengingat potensi dampaknya terhadap daya beli masyarakat secara luas.
Adhian Noor menekankan bahwa pengawasan harga tidak boleh dilakukan secara musiman. Pemerintah Kabupaten Seruyan, katanya, akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap pergerakan harga pasar guna mengantisipasi gejolak yang bisa merugikan masyarakat. “Kami berkomitmen menjaga agar harga tetap stabil dan masyarakat tidak terbebani,” ujarnya.
Langkah proaktif ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang lebih efektif dan terukur. Dengan pemantauan yang konsisten dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat, sekaligus menciptakan iklim ekonomi lokal yang lebih sehat dan tangguh.
(ASY)












