KASONGAN – Harapan baru bagi anak-anak kurang mampu di Kabupaten Katingan. DPRD Katingan memberikan dorongan kuat kepada Pemerintah Kabupaten untuk merealisasikan pendirian Sekolah Rakyat (SR), sebuah program pendidikan inklusif yang dirancang untuk membuka akses pendidikan bagi semua kalangan.
Wakil Ketua II DPRD Katingan, Wiwin Susanto, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah pemerintah daerah yang menyambut program pusat ini.
“Rencana didirikannya SR ini bukan hanya di Kabupaten Katingan saja, tapi akan berdiri pula di Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia,” kata Wiwin pada Selasa 6 Mei 2025.
Ia menegaskan pentingnya pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Katingan, khususnya bagi keluarga yang kurang mampu. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar anak-anak bisa mengenyam pendidikan minimal hingga tingkat SMP, tanpa terbebani masalah biaya.
“Karena, di SR ini, semua biaya pendidikannya ditanggung oleh Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ujarnya.
Menurutnya untuk sekolah reguler yang sudah berjalan puluhan tahun hanya SPP dan buku literaturnya saja yang ditanggung oleh pemerintah.
“Nantinya, di SR ditanggung mulai SPP, buku literatur, buku sekolah, tas sekolah, peralatan sekolah, pakaian seragam sekolah dan sepatu sekolah ditanggung oleh pemerintah pusat,“ imbuhnya.
Bahkan, ia juga mengatakan untuk konsumsi makan dan minum selama menimba ilmu di SR hingga lulus di bangku SMA pun digratiskan, termasuk juga tempat tinggal berupa asrama mereka tidak membayar sepersenpun.
“Jadi, setelah mereka diterima menjadi siswa di SR nanti, orangtuanya tidak perlu lagi mengeluarkan dana sepersen pun untuk kebutuhan pendidikan anak-anaknya nanti,” tututrnya.
Dirinya juga mengungkapkan, bahwa yakin akan banyak orang tua siswa siswi yang ingin menyekolahkan anak-anaknya di SR itu nantinya.
“Saya berharap kepada para orangtua di Kabupaten Katingan ini bisa menyekolahkan anak-anaknya di SR nanti,” pungkasnya.
(Bitro)












