PALANGKA RAYA – Suara dukungan terhadap penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menggema dari parlemen Kalimantan Tengah.
Sekretaris Komisi I DPRD Kalteng, Pipit Setyo Rini, menegaskan pentingnya tata kelola dan optimalisasi BUMD sebagai salah satu pilar peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Penguatan dan tata kelola BUMD sangat penting untuk meningkatkan PAD, dan kami meyakini hal itu bisa dilakukan oleh Gubernur Agustiar Sabran,” ujar Pipit saat dikonfrimasi Berita Sampit, Selasa, 6 Mei 2025.
Ia menilai latar belakang Gubernur Agustiar sebagai pengusaha sebelum terjun ke dunia pemerintahan.
Menurutnya, pengalaman di sektor bisnis memberi nilai lebih dalam merancang strategi pengembangan BUMD yang lebih profesional dan kompetitif.
Optimalisasi BUMD, lanjut Pipit, juga menjadi salah satu program unggulan gubernur dalam lima tahun ke depan.
“Kami dari legislatif tentu akan mendukung kebijakan yang berpihak pada kemajuan BUMD dan peran strategisnya dalam pembangunan daerah,” katanya.
Dukungan dari legislatif menjadi sinyal positif di tengah sorotan publik terhadap minimnya kontribusi sebagian BUMD di Kalteng.
Sejauh ini, hanya PT Bank Kalteng yang tercatat aktif menyumbang PAD, sementara dua lainnya, PT Jamkrida dan PD Banama Tingang Makmur, belum menunjukkan performa maksimal.
Pipit berharap, dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif, BUMD di Kalteng bisa menjelma menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang sesungguhnya.
(Sya'ban)












