Bupati Harapkan Program Kredit Usaha Rakyat Daerah Putus Rantai Pinjol-Rentenir 

ENN/BERITASAMPIT - Bupati , Masduki saat kerjasama PT BPR Artha Sukma dengan Jamkrida Kalteng.

– Bupati , Masduki berharap dengan adanya program Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) Sukma dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat khususnya para pelaku UMKM diwilayah tersebut.

Padahal program Kurda Sukma ini menargetkan pelaku usaha mikro kecil dan memang dengan memprioritaskan pinjaman dibawah Rp 10 juta.

“Dengan Kurda Sukma 2025, ini program kredit yang sangat murah, saya harap masyarakat bisa menyerap ini karena dengan bunga hanya 0,25 persen perbulan,” kata Masduki usai penandatanganan kerjasama antara PT. BPR Artha Sukma dengan PT Jamkrida Kalteng di Aula Kantor Bupati , Selasa 6 Mei 2025 malam.

Masduki menerangkan dengan subsidi bunga pada program Kurda Sukma ini, Pemkab bertujuan untuk membantu pelaku UMKM mendapat akses modal dengan mudah, selain itu itu memutus rantai pinjaman online (Pinjol) dan rentenir.

“Tujuannya UMKM, mikro dan usaha kecil bisa dibantu untuk mendapatkan modal dengan mudah, dan salah satu upaya untuk mengurangi adanya pinjol ataupun rentenir,” jelas Masduki.

“Masyarakat kita yang perlu modal usaha tidak perlu lagi ke pinjol atau rentenir, karena kita punya BPR Artha Sukma yang memberikan kredit dengan bunga yang sangat rendah hanya 0,25 persen, karena disubsidi oleh pemerintah daerah,” lanjutnya.

“Saya harap masyarakat yang memerlukan modal dibawah Rp 5 juta atau Rp 10 juta dengan batas maksimal Rp 50 juta bisa ke BPR Artha Sukma, karena program ini lebih diutamakan untuk UMKM dengan pinjaman hanya Rp 1 juta sampai Rp 10 juta,” tukas Masduki. (enn)

baca juga ...  Rencana Pendirian Ponpes di Sukamara Mulai Ditindaklanjuti
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!