Dukung Tumbuh Kembang Anak, BPSDM Kalteng Sapa Anak-anak LKSA IQRO

IST/BERITASAMPIT - Kepala BPSDM Provinsi , Rahmawati, saat menyerahkan bantuan sembako kepada pengurus LKSA IQRO dalam rangka Anjangsana Hari Jadi ke-68 Provinsi , Kamis pagi, 8 Mei 2025.

– Kamis pagi, 8 Mei 2025, udara di Kota belum sepenuhnya hangat ketika rombongan dari Pemerintah Provinsi tiba di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) IQRO.

Di sana, 15 anak binaan menyambut para tamu negara dengan cara yang paling jujur: tatapan polos dan tangan kecil yang melambai malu-malu.

Hari itu bukan hari biasa. Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi , pemerintah daerah menggelar anjangsana ke sejumlah lembaga sosial. LKSA IQRO menjadi salah satu titik kunjungan, dan yang datang bukan sembarang pejabat.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi , Rahmawati, melangkah masuk ke aula sederhana lembaga itu dengan wajah teduh.

Ia tak datang membawa pidato panjang, tapi membawa sesuatu yang lebih penting: waktu, perhatian, dan niat baik.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di sini tidak merasa sendirian. Pemerintah hadir, bukan hanya untuk membangun jalan dan jembatan, tapi juga harapan,” ucapnya, dalam sebuah percakapan santai dengan pengurus dan anak-anak.

Tak ada podium, tak ada mikrofon. Hanya obrolan hangat yang menyentuh hal-hal mendasar: kasih sayang, perlindungan, dan masa depan.

Suasana pertemuan begitu cair. Anak-anak memperlihatkan hasil kerajinan tangan mereka; beberapa mencuri-curi pandang ke arah kamera ponsel wartawan yang sesekali merekam momen.

Sementara itu, sembako dan kebutuhan harian diserahkan oleh rombongan sebagai wujud konkret dukungan terhadap keberlangsungan layanan sosial.

Menurut Rahmawati, perhatian terhadap lembaga seperti ini bukanlah pelengkap, melainkan bagian utama dari pembangunan sumber daya manusia.

“Infrastruktur bisa dibangun dalam hitungan bulan. Tapi membangun manusia, apalagi anak-anak yang pernah kehilangan, itu perlu pelukan panjang dan kehadiran yang konsisten,” katanya, pelan namun mengena.

baca juga ...  Cetak Sawah Jadi Prioritas Nasional, Wagub Kalteng Minta Kolaborasi Semua Pihak

Para pengurus LKSA menyambut kunjungan ini dengan syukur yang tak dibuat-buat. Bagi mereka, dukungan seperti ini bukan hanya urusan logistik, melainkan juga urusan semangat.

“Kadang, kehadiran pejabat saja sudah cukup membuat anak-anak merasa diperhatikan,” ujar salah satu pengurus, sambil tersenyum melihat anak-anak berebut foto bersama tamu.

Anjangsana itu berakhir menjelang siang. Tidak ada acara meriah atau sambutan formal. Tapi justru dalam kesederhanaan itulah makna perayaan sesungguhnya terpancar.

Ini bukan sekadar bagian dari seremoni ulang tahun daerah. Ini adalah pengingat bahwa di balik jargon pembangunan dan angka-angka makro, ada anak-anak yang menunggu dunia menyapanya dengan hangat.

Hari itu, di sebuah rumah kecil di Jalan Karanggan, pembangunan terasa nyata, bukan dari gemuruh alat berat, tapi dari tawa anak-anak yang untuk sejenak merasa tak sendiri.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!