PALANGKA RAYA – Debu berterbangan dan suara mesin meraung di kaki Bukit Tangkiling. Sirkuit Sukamulya yang biasanya sepi, sejak Jumat lalu berubah menjadi ajang unjuk gigi para jagoan off-road dari berbagai penjuru Kalimantan Tengah.
Di antara sorak penonton dan dentuman ban menghantam lumpur, sosok H. Agustiar Sabran, Gubernur Kalimantan Tengah, tampak hadir menyaksikan langsung jalannya event Tangkiling Off-road Extreme, Minggu siang, 11 Mei 2025.
Berbalut jaket lapangan dan kaca mata hitam, Agustiar berdiri di sisi lintasan, sesekali memberi tepuk tangan saat mobil-mobil modifikasi menaklukkan tikungan curam.
“Harapannya event seperti ini bisa terus berlanjut. Ke depan, mungkin akan kita gelar juga Kejurda Gubernur Cup,” ujarnya.
Event off-road ini digagas oleh Indonesia Off-road Federation (IOF) Cabang Palangka Raya dan menjadi agenda tahunan yang tahun ini digelar untuk ketiga kalinya.
Ketua IOF Palangka Raya, Sigit Wido, menyebut bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ajang pencarian talenta baru.
“Kami ingin melahirkan pembalap-pembalap muda yang bisa membawa nama Kalimantan Tengah ke kancah nasional,” katanya.
Kompetisi yang berlangsung sejak 9 Mei hingga 12 Mei ini mempertandingkan tiga kategori: 1000cc Standard, Under 1 – 2500cc, dan Upper 1 – 4800cc.
Setiap kendaraan datang dengan gaya sendiri, ada yang menonjol lewat suspensi tinggi, ada pula yang memikat dengan modifikasi ekstrem.
Medan berlumpur dan tanjakan curam menjadi sajian utama yang menguji nyali peserta. Tak hanya para penghobi otomotif yang meramaikan lokasi, pejabat daerah pun turut hadir.
Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Plt Sekda Leonard S. Ampung, hingga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Herson B. Aden terlihat menyatu dalam keramaian, duduk di antara tenda dan para penonton yang membawa anak-anak mereka menonton dari atas mobil bak terbuka.
Sore itu, lebih dari sekadar balapan, Tangkiling menjadi panggung kebersamaan antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Sorak penonton menggema setiap kali mobil sukses menaklukkan rintangan.
Aroma oli bercampur tanah basah menjadi latar bagi semangat muda yang tak ragu menabrak batas.Dengan dukungan langsung dari Gubernur, besar harapan bahwa off-road tak lagi hanya dianggap hobi mahal.
Namun juga menjadi wadah pembinaan olahraga otomotif yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah. “Ini bukan hanya soal adu mesin, tapi adu semangat dan karakter,” ujar Sigit.
(Sya'ban)












