Miris! Mobil Antar Pasien Terjebak Lumpur di Jalan Rusak Trans Salio,

IST/BERITA SAMPIT - Mobil ambulans yang terjebak di Jalan berlumpur di Salio, Kecamatan Permata Intan, Kabupaten , .

– Sebuah mobil ambulan yang mengangkut pasien terjebak di jalan berlumpur di Tumbang Salio, Kecamatan Permata Intan, Kabupaten , (Kalteng). tersebut terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial dan memicu keprihatinan warganet.

Dalam video tersebut, tampak mobil kesulitan melintasi jalan yang rusak parah dan penuh lumpur. Sejumlah warga terlihat membantu mendorong kendaraan agar bisa keluar dari kubangan.

Salah satu warga bernama Momon mengaku dirinya tengah mengantar ayahnya ke rumah sakit untuk tindak lanjut operasi saat kejadian tersebut terjadi.

“Saat itu saya dari Tumbang Lahung mau menuju Banjarbaru untuk mengantar ayah saya ke rumah sakit untuk tindak lanjut operasi,” ujar Momon, Rabu 14 Mei 2025.

Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan rusak di wilayah tersebut bukan hal baru. Kerusakan telah berlangsung sejak bertahun-tahun lalu tanpa ada perbaikan signifikan dari pihak terkait.

“Itu sudah lama, dari 2017 sampai sekarang tidak ada perbaikan. Jalan tetap seperti itu saja. Warga biasanya gotong royong memperbaiki kalau ada kerusakan. Kalau ada mobil yang terjebak, biasanya dibantu ditarik mobil 4×4,” tuturnya.

Menurut Momon, lokasi tempat mobilnya terjebak merupakan titik kerusakan paling parah di sepanjang ruas jalan tersebut dan hampir selalu menjadi langganan kerusakan.

“Banyak titik yang rusak, tapi itu yang paling besar dan paling sering terjadi kerusakan,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan tersebut, mengingat fungsinya yang sangat vital, terutama untuk keperluan darurat seperti layanan .

“Harapannya tentu perbaikan jalan. Karena akses juga bergantung dari jalan itu. Kemarin juga ada ambulans yang terjebak, padahal penumpangnya ibu-ibu yang sudah mau melahirkan,” katanya.

baca juga ...  DPRD Kalteng Minta Pemerintah Siapkan Hilirisasi untuk Rencana Investasi Sapi Perah

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) , Juni Gultom, menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut merupakan bagian dari jalan yang kewenangannya berada di tangan pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan (BPJN).

“Itu sudah kami komunikasikan dengan balai dan sudah di kerjakan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa beres,” ujarnya.

Saat ditanya apakah jalan tersebut  ditimbun atau dilakukan pengerasan, Juni mengatakan bahwa secara tekhnis jalan tersebut balai yang mengerjakan.

“Secara teknisnya balai nanti yang mengerjakan, tapi sudah di grid dan masyarakat bisa lewat,” jelasnya.

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!