SAMPIT – Setelah resmi bergabung dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), tokoh politik senior Ary Dewar dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Ketua Dewan Pakar Nasdem Kotim. Penunjukan ini dinilai sebagai langkah tepat mengingat pengalaman panjang Ary Dewar dalam dunia politik lokal.
Ary Dewar menyatakan alasannya bergabung dengan Nasdem merupakan panggilan hati. “Pilihan saya ke Nasdem ini lahir dari nurani. Feeling saya, partai ini akan besar ke depan. Visi dan misi Nasdem sangat sejalan dengan semangat perjuangan politik saya,” ungkapnya.
Sebagai politisi senior, ia mengaku tertantang untuk membesarkan partai yang relatif masih baru di Kotim.
“Ini tantangan bagi saya. Dengan Ketua Nasdem Kotim Syahbana, saya ingin berbagi pengalaman. Ibaratnya, kami yang tua ini bisa memberi nasehat, bekal pengalaman dan tangan dingin untuk membesarkan partai bersama para kader muda,” tegas Ary.
Ia juga menuturkan keputusannya keluar dari Partai Gerindra terjadi karena tidak lagi diperhatikan. “Tidak ada teguran atau komunikasi. Maka saya putuskan gabung Nasdem saja,” ujarnya blak-blakan.
Ketua Nasdem Kotim, Syahbana menyambut antusias penunjukan Ary Dewar sebagai Ketua Dewan Pakar.
“Beliau mentor politik saya, seorang tokoh senior yang tak diragukan lagi pengalamannya. Kami di Nasdem merasa perlu sosok seperti beliau yang bisa memberi edukasi, nasihat, dan masukan penting untuk kemajuan partai,” kata Syahbana.
Menurut Syahbana, selain memperkuat struktur internal partai, kehadiran Ary Dewar juga menjadi daya tarik bagi berbagai tokoh dari latar belakang berbeda untuk ikut bergabung.
“Beliau tokoh sangat potensial di Dapil 4, di mana Nasdem belum memiliki kursi. Kami berharap 2029 bisa merebut kembali kursi di sana bersama Ary Dewar,” tambahnya.
Dengan posisi barunya, Ary Dewar bertekad membawa Nasdem menjadi partai besar di Kotim. Ia menargetkan Nasdem masuk tiga besar pada Pemilu 2029, dan menduduki kursi unsur pimpinan di DPRD Kotim.
“Saya tidak sendiri, saya ingin sukses bersama anak-anak muda di Nasdem,” pungkasnya.
(Nardi)












