Warga Resah! Limbah Pemotongan Ayam Cemari Lingkungan di Baamang Barat

NARDI/BERITA SAMPIT – Pengecekan Lapangan tempat Pemotongan Ayam Jalan Bumi Raya II Sampit.

SAMPIT – Bau menyengat dan Limbah menjijikan dari kandang ayam potong di Jalan Bumi Raya II, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, (Kotim), memicu keresahan warga.

Sudah bertahun-tahun warga harus hidup berdampingan dengan aroma tak sedap, aliran darah hasil pemotongan ayam, hingga tumpukan kotoran yang mencemari lingkungan sekitar.

Ketua RW 01, Widada, mengungkapkan bahwa warga merasa sangat dirugikan, terutama saat hujan tiba. Air limbah dari kandang ayam kerap meluap dan masuk ke rumah warga. “Kalau banjir, limbahnya merembes bisa sampai ke rumah-rumah warga,” ungkap Widada, Jumat 16 Mei 2025.

Sejumlah warga juga mengeluhkan dampak lainnya yang tak kalah mengganggu. “Kami sampai tidak berselera makan karena bau menyengat setiap hari. Rumah tidak bisa dibuka, tudung saji pun selalu dipenuhi lalat. Sudah sejak 2022 kami mengeluh,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menyebutkan bahwa sudah berulang kali menyampaikan teguran lisan kepada pemilik usaha, namun tidak digubris. Mereka mendesak agar usaha ayam potong tersebut segera dipindahkan karena sudah sangat meresahkan dan mengganggu kenyamanan hidup di lingkungan sekitar.

Menanggapi keluhan warga, Lurah Baamang Barat telah mengeluarkan surat bernomor 20/PEMK2-Kel.BB/2025 tertanggal 7 Mei 2025 yang memuat laporan pengaduan terhadap usaha ayam potong di Jalan Bumi Raya II. Surat tersebut merujuk pada hasil musyawarah warga yang dilaksanakan di Musala Al Ikhlas, Jalan Cilik Riwut Km 4 Gang Idrus Usman.

Dalam surat itu, warga secara tegas menolak keberadaan kandang ayam karena dampaknya yang sangat meresahkan. Oleh karena itu, pihak kelurahan bersama kecamatan dan instansi terkait berencana melakukan pengecekan lapangan.

Rencananya, pengecekan lapangan akan dilakukan pada Jumat, 16 Mei 2025 pukul 14.00 WIB. Titik kumpul ditetapkan di Kantor Kecamatan Baamang, dengan harapan semua pihak termasuk pemilik usaha bisa hadir untuk mencari solusi bersama.

baca juga ...  Proyek Irigasi Hampir Rp10 Miliar Terancam Rusak, Dugaan Alih Fungsi di Cempaga Disorot

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!