FBIM 2025 Dorong Ekonomi Daerah, UMKM dan Produk Lokal Jadi Sorotan

IST/BERITASAMPIT - Gubernur H. Agustiar Sabran menyampaikan sambutan dalam pembukaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 di Stadion Tuah Pahoe, , Sabtu malam, 17 Mei 2025.

– Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 tak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum strategis untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) (Kalteng) menempatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif sebagai salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan festival yang berlangsung 17–23 Mei 2025 di Kota .

Dalam sambutannya saat membuka FBIM di Stadion Tuah Pahoe, Sabtu malam, 17 Mei 2025, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menegaskan pentingnya membangun kebanggaan terhadap produk-produk lokal sebagai bagian dari kekuatan ekonomi daerah.

“Festival ini bukan hanya untuk mempertunjukkan budaya, tapi juga mengangkat potensi ekonomi lokal. Kita dorong UMKM untuk naik kelas, dikenal luas, dan menjadi kebanggaan bersama,” ujar Gubernur.

Ia juga menyebut bahwa FBIM menjadi wujud nyata dukungan terhadap program seperti Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

Melalui pelibatan pelaku usaha lokal dalam berbagai stan pameran, bazar kuliner, dan kerajinan tradisional, masyarakat diajak lebih mengenal dan mencintai produk asli .

Plt. Sekretaris Daerah Provinsi , Leonard S. Ampung, dalam laporan kegiatannya menyebutkan bahwa lebih dari 200 pelaku UMKM dilibatkan dalam FBIM tahun ini.

Mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota, dengan beragam produk seperti kerajinan rotan, kain tenun, anyaman purun, olahan makanan khas, dan aksesoris etnik Dayak.

“Kami ingin UMKM mendapat panggung dan jaringan baru dari kegiatan ini. FBIM menjadi wadah bertemunya pelaku usaha, wisatawan, dan investor potensial,” kata Leonard.

Pihak panitia juga menyiapkan area khusus di sekitar lokasi utama seperti Stadion Tuah Pahoe, Museum Balanga, dan Bundaran Besar, untuk memfasilitasi bazar UMKM.

baca juga ...  Raperda Penanaman Modal Kalteng Fokus pada Investasi Berkualitas dan Berkelanjutan

Transaksi harian yang dicapai pada hari pertama bahkan disebut telah menyentuh puluhan juta rupiah.

Tidak hanya produk, sektor jasa seperti transportasi, penginapan, dan kuliner lokal juga turut menikmati efek domino dari ramainya pengunjung FBIM, baik dari dalam maupun luar .  Sejumlah hotel di dilaporkan penuh sejak dua hari sebelum pembukaan festival.

Diharapkan, penyelenggaraan FBIM setiap tahunnya tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!