PALANGKA RAYA – Nama mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Shalahuddin, mencuat sebagai salah satu tokoh yang diisukan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Barito Utara 2024.
Isu ini mengemuka menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Barito Utara, yakni pasangan nomor urut 1 Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo, serta pasangan nomor urut 2 Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya beberapa waktu lalu.
Putusan tersebut membuka peluang bagi figur-figur baru termasuk Shalahuddin yang kini menjabat sebagai Asisten Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat untuk maju dalam kontestasi Pilkada Barito Utara periode 2025-2030 mendatang.
Menanggapi isu tersebut, Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menyatakan bahwa Shalahuddin sebagai aparatur sipil negara (ASN) memiliki hak untuk maju dalam kontestasi politik selama mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Ini kan Pak Shalahuddin bagian dari pegawai kita, dari ASN kita. Beliau misal berkeinginan maju di (Pilkada) Barito Utara, tentunya juga kita tidak akan melarang kalau itu menjadi keinginannya,” ujar Edy saat ditemui pada Kamis, 22 Mei 2025.
Edy menegaskan, siapa pun yang mencalonkan diri di pilkada, Pemerintah Provinsi Kalteng akan tetap memberikan dukungan selama calon tersebut menjaga stabilitas daerah.
“Siapapun kita support, kita dukung, yang penting bisa menjaga keamanan, ketertiban, tetap kondusif,” katanya.
Kendati demikian, Edy mengingatkan bahwa setiap ASN yang hendak maju di pilkada harus tunduk pada regulasi yang berlaku, sebagaimana diatur dalam undang-undang pemilihan kepala daerah.
“Tapi juga tentu beliau sebagai aparatur sipil negara juga harus memenuhi ketentuan-ketentuan sebagaimana yang diatur dalam undang-undang Pilkada itu,” ucapnya.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Shalahuddin, sinyal politik tersebut mulai menarik perhatian publik, khususnya di Barito Utara wilayah yang dikenal sebagai salah satu lumbung sumber daya alam di Kalteng.
(Syauqi)












