SAMPIT – Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur (Kotim) menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat dalam menjawab tantangan dunia pendidikan di daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, menyampaikan bahwa sebagai wilayah dengan populasi terbesar di Kalimantan Tengah, kondisi pendidikan di Kotim turut memberi dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan secara keseluruhan di provinsi.
“Kami berharap kemitraan yang sudah terbangun ini bisa terus diperkuat untuk menghadirkan perubahan positif,” ujar Irfansyah, Jumat 23 Mei 2025.
Ia menambahkan bahwa setiap wilayah memiliki persoalan berbeda. Namun dalam menyusun program, tetap harus mengacu pada arah kebijakan yang sudah ditetapkan secara nasional dan provinsi.
Terbatasnya anggaran serta sumber daya manusia membuat pemerintah kabupaten tidak dapat bekerja sendiri. Untuk itu, kolaborasi lintas jenjang pemerintahan menjadi faktor penting dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan.
Menurut Irfansyah, penyelarasan kebijakan sangat diperlukan agar setiap program yang diluncurkan berjalan efektif dan tidak tumpang tindih di lapangan.
Beberapa program pendidikan yang berjalan di Kotim, seperti perbaikan ruang kelas, peningkatan kapasitas guru, hingga program Makan Bergizi Gratis, merupakan hasil dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi.
“Atas dukungan ini kami ucapkan terima kasih. Tanpa kolaborasi tersebut, banyak program mungkin tidak akan bisa kami jalankan,” tambahnya.
Walaupun kewenangan pengelolaan pendidikan sudah dibagi berdasarkan jenjang mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, Irfansyah menegaskan pentingnya koordinasi antarpemangku kepentingan agar pelaksanaan program lebih terarah dan efisien. (nardi)












