SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba menulis surat untuk Bupati.
Kegiatan tahunan ini dinilai mampu menjadi wadah strategis untuk mendorong minat literasi pelajar, sekaligus membuka ruang ekspresi terhadap isu-isu pembangunan daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, menilai lomba tersebut sebagai inovasi positif yang perlu terus didukung.
Menurutnya, di tengah arus digital yang begitu kuat, pelajar harus tetap diberi ruang untuk mengasah keterampilan menulis sebagai bagian dari penguatan karakter dan daya pikir kritis.
“Ini kegiatan yang sangat baik. Lomba menulis surat seperti ini tidak hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga mengajak siswa untuk berpikir, memahami isu, dan menyuarakan harapan mereka terhadap pembangunan daerah,” kata Irfansyah, Rabu 28 Mei 2025.
Ia mengingatkan bahwa literasi bukan sekadar membaca dan menulis, tapi juga kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan menyampaikan gagasan.
Para guru dan tenaga pendidik ikut berperan aktif mendorong siswa untuk terlibat dalam kegiatan serupa.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan diperluas cakupannya, tidak hanya pada satu sekolah atau jenjang pendidikan tertentu, tetapi menjangkau lebih banyak pelajar dari berbagai wilayah di Kotim. Menurutnya, semangat literasi harus ditanamkan sejak dini demi mencetak generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.
“Kami dari Dinas Pendidikan tentu akan mendukung penuh kegiatan seperti ini. Mari bersama kita dorong anak-anak kita agar lebih aktif dalam dunia literasi, agar ke depan mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga peka dan peduli terhadap lingkungannya,” pungkas Irfansyah. (nardi)












