PANGKALAN BUN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kini memiliki armada baru untuk menunjang kinerja di lapangan. Uniknya armada baru kali ini memiliki sentuhan lokal yakni Perisai Dayak, hal tersebut sebagai motivasi bagi personil dalam melaksanakan tugasnya.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kobar Syahruni melalui Plt Sekretaris Dwi Agus Suhartono mengatakan unit damkar yang baru diberi nama Damkar 015, dimana saat ini unit tersebut baru 90 persen dan dipastikan pada akhir Juni 2025 unit tersebut bisa bergabung dengan unit lainnya .
Penambahan unit baru ini, lanjutnya, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk juga kesiapan Damkar Kobar menghadapi tantangan di lapangan pada saat penanganan. Sebab Damkar 015 ini dilengkapi dengan dobel gardan yang diharapkan akan mampu menjangkau rute yang tersulit.
“Saat ini ada 12 Unit Mobil Damkar, ditambah satu unit baru dengan kapasitas 4000 liter dan unit baru kali ini double gardan sehingga kedatangan unit baru ini akan memperkuat kinerja kami dalam penanganan dilapangan. Prioritas kami ke depan adanya penambahan Unit Mobil Tangga dan Mobil Rescue serta tambahan anggota lapangan,” ujarnya, Kamis 29 Mei 2025.
Dwi Agus Suhartono menerangkan, bahwa  saat ini personil pemadam kebakaran yang ada baru 22 orang . Jika bicara kekurangan masih banyak tentunya, karena seharusnya Kobar ini digawangi oleh 222 Personel Lapangan Damkar, diharapkan minimal sampai tahun 2027 dapatkan tambahan 40 personel.
Sedangkan motif perisai dayak yang disematkan pada unit Damkar 015, hal tersebut pertama kali ada di Kalimantan Tengah dimana ada sentuhan lokal pada unit Damkar.
“Pertama di Kalimantan Tengah, unit damkar mendapatkan sentuhan lokal, kami berinpirasi dengan semangat masyarakat dayak pada saat berperang, sehingga kami menggunakan sentuhan perisai dayak. hal tersebut sebagai motivasi dan semangat bagi personil damkar pada saat dilapangan yang selalu siap menghadapi berbagai kendala dilapangan, pantang menyerah, itulah makna dari Perisai dayak pada unit Damkar 015,” pungkas Dwi Agus Suhartono. (man)












